
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Menggambar bukan hanya kegiatan untuk menghasilkan sebuah karya. Bagi sebagian mahasiswa dan pekerja di Purwokerto, aktivitas tersebut dapat menjadi ruang bagi siapa saja untuk menyalurkan kreativitas.
Hal itu menjadi semangat hadirnya Komunitas Gambar Suka-Suka Purwokerto, sebuah komunitas yang mempertemukan orang-orang dengan ketertarikan pada kegiatan menggambar, mengobrol, dan berkumpul dalam suasana santai.
Terbentuknya Komunitas Gambar Suka-Suka berawal dari hal sederhana, yakni keinginan untuk memiliki teman mengobrol sekaligus menggambar bersama. Fila, penyelenggara Gambar Suka-Suka, mengatakan komunitas tersebut awalnya dibentuk secara iseng.
“Gambar Suka-Suka itu komunitas gambar, awal mula dibentuk karena iseng aja kak biar ada temen ngobrol,” ujar Fila, Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada menggambar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berbincang dan menikmati suasana berkumpul bersama.
Peserta yang mengikuti kegiatan Gambar Suka-Suka tidak memiliki jumlah yang tetap pada setiap pertemuan. Biasanya, sekitar 10 hingga 15 orang hadir dalam satu kegiatan dan mayoritas berasal dari kalangan pekerja serta mahasiswa.
“Kebanyakan teman-teman pekerja sama mahasiswa,” ujar Fila. Dalam satu bulan, kegiatan diupayakan digelar sebanyak dua kali dengan pembagian satu kali pada akhir pekan dan satu kali pada hari kerja.
Namun, jadwal tersebut tidak bersifat tetap karena pelaksanaan kegiatan menyesuaikan dengan kondisi dan kesempatan kolaborasi yang tersedia. Dengan konsep tersebut, peserta dapat mengikuti kegiatan tanpa terikat dengan jadwal maupun aturan komunitas yang terlalu formal.
Salah satu hal yang membedakan Gambar Suka-Suka dari komunitas lain adalah konsep kegiatannya yang mengutamakan suasana tongkrongan. Komunitas ini juga tidak memiliki struktur kepengurusan sehingga setiap kegiatan dapat berlangsung secara lebih fleksibel.
“Sebenarnya acaranya sama aja ngumpul-ngumpul, cuma Gambar Suka-Suka itu konsepnya emang tongkrongan jadi ga formal, ga ada struktur kepengurusan juga,” kata Fila. Kegiatan dapat langsung digelar ketika terdapat ajakan untuk berkolaborasi dengan kedai kopi maupun kolaborator lainnya.
Karena konsep tersebut, kegiatan Gambar Suka-Suka tidak selalu berlangsung pada jadwal yang sama setiap bulannya. Meski demikian, pihak penyelenggara tetap mengusahakan kegiatan sebanyak dua kali dalam satu bulan dengan satu kegiatan pada weekday dan satu lainnya pada weekend.
Selain mengusung konsep yang santai, kegiatan Gambar Suka-Suka juga dapat diikuti secara gratis. Hal ini menjadi salah satu daya tarik bagi mahasiswa dan pekerja yang ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan kreatif tanpa harus mengikuti komunitas dengan suasana yang formal.
Dengan konsep nongkrong yang santai, jadwal fleksibel, serta kegiatan yang gratis, Gambar Suka-Suka menjadi wadah yang tidak hanya mengajak orang untuk menggambar. Komunitas ini juga menjadi ruang untuk saling mendengarkan, berbincang, dan membangun hubungan sosial dalam suasana yang hangat.
Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung, informasi kegiatan Gambar Suka-Suka dapat dilihat melalui akun Instagram @_gambarsukasuka. Calon peserta dapat mengirimkan pesan melalui DM untuk melakukan konfirmasi kehadiran. (artika riana)