
PURBALINGGA, SERAYUNEWS — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga mendorong seluruh madrasah dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA untuk berpartisipasi penuh dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.
Kankemenag Purbalingga menyampaikan kesiapan tersebut dalam Rapat Koordinasi OMI 2026 yang berlangsung di Aula Galaksi, Selasa (1/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Kemenag Purbalingga meminta seluruh lembaga madrasah aktif mengikuti rangkaian OMI 2026. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi di bidang akademik maupun kompetisi yang diperlombakan.
Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menilai OMI tidak sekadar menjadi kompetisi rutin. Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi sarana untuk menunjukkan kualitas pendidikan madrasah kepada masyarakat.
“OMI menjadi wadah bagi murid madrasah untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya, sekaligus meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap madrasah,” ujar Zahid Khasani.
Zahid menegaskan, partisipasi seluruh lembaga madrasah penting untuk meningkatkan prestasi sekaligus prestise madrasah di tengah persaingan dengan sekolah umum.
Karena itu, Kemenag Purbalingga mendorong setiap madrasah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikutsertakan siswa terbaiknya dalam OMI 2026.
Rangkaian OMI Kemenag 2026 yang diselenggarakan Direktorat KSKK Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI berlangsung mulai Agustus hingga November 2026.
Berikut jadwal dan tahapan OMI 2026:
Dengan jadwal tersebut, peserta akan melewati tahapan seleksi secara berjenjang mulai dari satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.
Selain memastikan kesiapan peserta, Kemenag Purbalingga juga memetakan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan tes berbasis komputer.
Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Purbalingga, Wisnu Sudarman, mengatakan pihaknya telah memetakan kebutuhan teknis pelaksanaan OMI 2026 di tingkat daerah.
Sebanyak 23 titik lokasi (tilok) disiapkan untuk mendukung pelaksanaan OMI 2026 di Kabupaten Purbalingga.
Rinciannya terdiri atas:
Pemetaan lokasi tersebut menjadi bagian dari persiapan Kemenag Purbalingga untuk memastikan pelaksanaan OMI berbasis CBT berjalan lancar.
Dengan persiapan jadwal, peserta, dan lokasi yang telah dilakukan, Kemenag Purbalingga optimistis siswa madrasah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam OMI 2026.
Kemenag Purbalingga tidak hanya menargetkan prestasi pada tingkat kabupaten. Para siswa juga diharapkan mampu lolos ke tingkat provinsi hingga melaju ke OMI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Partisipasi aktif madrasah dan kesiapan teknis menjadi dua faktor penting untuk mendukung target tersebut.