
SERAYUNEWS – Sebuah rumah di Perum BKD Blok 11, Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, mengalami kebakaran pada Selasa (9/6/2026) malam. Insiden itu menghanguskan satu kamar beserta sejumlah perabot rumah tangga dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, api sempat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat kawasan Perumahan BKD mengalami pemadaman listrik sejak siang hari. Kemudian pemilik rumah menyalakan lilin di kamar bagian belakang sebagai penerangan sementara.
Sekitar pukul 19.00 WIB, korban meninggalkan rumah untuk menghadiri acara hajatan tetangga. Namun, lilin yang sebelumnya dinyalakan diduga lupa dimatikan.
Tak lama kemudian, lilin tersebut diduga memicu kebakaran setelah api menyambar benda-benda yang berada di sekitarnya, termasuk kasur yang berada dekat sumber api. Api kemudian membesar dan menjalar ke seluruh ruangan kamar.
“Api pertama kali diketahui warga setelah terlihat kepulan asap dari bagian belakang rumah korban. Saat pintu belakang dibuka paksa, api sudah membakar kamar dan terus membesar,” kata Gatot.
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara swadaya. Berkat respons cepat masyarakat, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitarnya.
Meski laporan diterima petugas setelah api berhasil dipadamkan warga, tim Damkar Cilacap tetap mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan, pengecekan kondisi bangunan, serta pencatatan kronologi kejadian.
“Petugas tetap datang ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan melakukan pendataan kerugian serta penyebab kebakaran,” jelas Gatot.
Akibat kejadian tersebut, satu kamar di bagian belakang rumah mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah barang berharga yang berada di dalam ruangan turut terbakar, di antaranya satu set dipan dan kasur serta dua lemari pakaian.
Gatot mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan lilin sebagai sumber penerangan darurat ketika terjadi pemadaman listrik. Lilin sebaiknya ditempatkan jauh dari bahan yang mudah terbakar dan dipastikan dalam kondisi aman sebelum penghuni meninggalkan rumah.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 15 juta. Diimbau masyarakat selalu memastikan sumber api benar-benar aman sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya.