
SERAYUNEWS – Duel panas akan tersaji saat Liverpool menjamu Chelsea pada pekan ke-36 Liga Inggris, Sabtu (9/5/2026) WIB.
Bagi Liverpool, pertandingan ini bukan sekadar laga klasik dua raksasa Inggris. Duel di Anfield menjadi penentu nasib mereka dalam perburuan tiket UEFA Champions League musim depan.
Saat ini The Reds berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 58 poin dari 35 pertandingan. Namun posisi mereka belum sepenuhnya aman.
Aston Villa memiliki jumlah poin dan laga yang sama, sementara AFC Bournemouth terus mengintai di belakang.
Artinya, satu hasil buruk saja bisa membuat Liverpool terpental dari zona Liga Champions.
Masalahnya, kondisi skuad Liverpool sendiri sedang tidak ideal.
Kekalahan dramatis 3-2 dari Manchester United pekan lalu membuka banyak kelemahan, terutama di lini belakang dan efektivitas serangan.
Situasi ruang ganti juga disebut mulai memanas. Rumor hengkangnya Mohamed Salah dari Anfield semakin kencang menjelang akhir musim.
Lini depan Liverpool pun mulai dianggap kurang tajam saat menghadapi tim besar. Ironisnya, saat melawan Manchester United, pemain paling menonjol justru gelandang Dominik Szoboszlai yang mencatat satu gol dan satu assist.
Meski Liverpool sedang tertekan, Chelsea juga datang dalam kondisi yang tidak stabil. The Blues tercecer di posisi kesembilan dengan 48 poin dan gagal menang dalam lima laga terakhir Liga Inggris.
Musim Chelsea bahkan bisa disebut berantakan. Setelah memecat Enzo Maresca pada Januari 2026, klub sempat menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim sebelum mendatangkan Liam Rosenior.
Namun Rosenior hanya bertahan beberapa bulan sebelum kembali dipecat pada April akibat performa buruk tim.
Kini McFarlane kembali dipercaya menangani tim hingga akhir musim. Situasi tersebut membuat mental skuad Chelsea dinilai semakin goyah.
Di tengah kondisi internal yang belum stabil, rumor kepindahan Cole Palmer juga mulai memanas.
Bintang muda Chelsea itu disebut masuk radar Manchester United menjelang bursa transfer musim panas.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi fokus pemain Chelsea di sisa kompetisi. Namun di sisi lain, tekanan besar justru bisa membuat mereka bermain lebih lepas tanpa beban. Dan itu bisa menjadi ancaman serius bagi Liverpool.
Secara mental, motivasi, dan kebutuhan poin, Liverpool memang lebih lapar dibanding Chelsea. Bermain di Anfield juga menjadi keuntungan besar bagi pasukan Arne Slot.
Namun jika lini belakang Liverpool kembali tampil rapuh seperti saat melawan Manchester United, Chelsea tetap memiliki peluang mencuri poin.
Prediksi Skor
Liverpool 2-1 Chelsea
Satu hal yang pasti, jika Liverpool gagal meraih kemenangan, alarm bahaya Liga Champions akan berbunyi semakin keras di Anfield.