
SERAYUNEWS- Universitas Jenderal Soedirman atau Unsoed Purwokerto resmi membuka proses registrasi ulang bagi calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun Akademik 2026/2027.
Seluruh peserta yang diterima diwajibkan mengikuti tahapan registrasi online, pembayaran, unggah dokumen, hingga finalisasi data mulai Selasa, 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB sampai Selasa, 9 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Proses registrasi dilakukan secara daring melalui laman resmi registrasi.unsoed.ac.id. Kampus mengingatkan seluruh calon mahasiswa baru agar tidak menunda proses registrasi untuk menghindari kendala administrasi maupun kehilangan status kelulusan.
Tahapan registrasi menjadi bagian penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru karena seluruh data akademik, identitas, pembayaran UKT, hingga verifikasi dokumen dilakukan pada tahap tersebut.
Dalam pengumuman resmi kampus, Unsoed menegaskan bahwa seluruh tahapan pembayaran dan finalisasi registrasi online wajib diselesaikan paling lambat Selasa, 9 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Peserta juga diminta memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai ketentuan agar proses verifikasi berjalan lancar.
Selain registrasi administrasi, mahasiswa baru juga diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes bebas NAPZA sebagai syarat tambahan registrasi.
Pendaftaran tes kesehatan dilakukan secara online melalui sistem yang telah disediakan kampus.
Khusus mahasiswa dari kelompok program studi SAINTEK, kampus juga mewajibkan tes buta warna sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan akademik.
Unsoed juga menetapkan kewajiban psikotes bagi mahasiswa baru pada beberapa program studi kesehatan.
Psikotes dilakukan untuk memastikan kesiapan psikologis mahasiswa dalam mengikuti proses pendidikan pada bidang profesi kesehatan yang memiliki tingkat tekanan akademik tinggi.
Fakultas Kedokteran:
– Pendidikan Dokter
– Kedokteran Gigi
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan:
– Farmasi
– Keperawatan
Pihak kampus mengimbau mahasiswa baru untuk memperhatikan jadwal secara teliti agar tidak melewatkan tahapan wajib tersebut.
Setelah menyelesaikan registrasi online, mahasiswa baru diwajibkan mengikuti registrasi fisik di Gedung Registrasi dan Alumni Unsoed.
Registrasi fisik dijadwalkan berlangsung mulai Rabu, 10 Juni 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026 dengan pembagian sesi berdasarkan fakultas masing-masing.
Sesi Pagi pukul 08.00–12.00 WIB:
– Fakultas Pertanian
– Fakultas Biologi
Sesi Siang pukul 13.00–16.00 WIB:
– Fakultas Ilmu Budaya
– Fakultas Kedokteran
Sesi Pagi pukul 08.00–12.00 WIB:
– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
– Fakultas Peternakan
Sesi Siang pukul 13.00–16.00 WIB:
– Fakultas Hukum
– Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Sesi Pagi pukul 08.00–12.00 WIB:
– Fakultas Ekonomi dan Bisnis
– Fakultas MIPA
Sesi Siang pukul 13.00–16.00 WIB:
– Fakultas Teknik
– Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Kampus meminta seluruh mahasiswa baru hadir sesuai jadwal fakultas masing-masing untuk menghindari antrean dan penumpukan peserta.
Di tengah proses registrasi ulang, Unsoed juga merilis data persaingan SNBT 2026 yang menunjukkan tingkat kompetisi masuk kampus tersebut semakin tinggi.
Tahun ini jumlah peserta yang mendaftar melalui jalur SNBT mencapai 46.337 orang. Sementara total daya tampung yang tersedia hanya sebanyak 4.030 kursi.
Data tersebut menunjukkan hanya sebagian kecil peserta yang berhasil lolos sebagai mahasiswa baru Unsoed tahun akademik 2026/2027.
Tingginya jumlah peminat menjadi bukti bahwa Unsoed masih menjadi salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Program Studi Kedokteran Gigi tercatat menjadi jurusan paling kompetitif pada jenjang Sarjana (S1) di Unsoed tahun ini.
Dari total 1.135 peserta yang memilih program studi tersebut, hanya 28 orang yang berhasil diterima.
Dengan jumlah tersebut, tingkat keketatan Kedokteran Gigi Unsoed mencapai 2,4 persen dan menjadi yang tertinggi di lingkungan kampus.
Persaingan super ketat juga terjadi pada Program Studi Pendidikan Dokter.
Dari total 2.032 pendaftar, hanya 70 peserta yang berhasil lolos seleksi dengan tingkat keketatan sebesar 3,4 persen.
Selain dua jurusan kesehatan tersebut, beberapa program studi favorit lainnya juga mencatat tingkat persaingan yang tinggi, antara lain:
– Manajemen: 4,5 persen
– Akuntansi: 5,2 persen
– Teknik Mesin: 5,4 persen
Tingginya minat pada jurusan kesehatan, ekonomi, dan teknik menunjukkan bidang-bidang tersebut masih menjadi pilihan utama calon mahasiswa di Indonesia.
Persaingan ketat juga terjadi pada program Diploma Tiga (D3) di Unsoed.
Program Studi Administrasi Bisnis menjadi prodi diploma paling sulit ditembus tahun ini.
Dari total 2.076 peminat, hanya 48 peserta yang berhasil diterima sebagai mahasiswa baru dengan tingkat keketatan sebesar 2,3 persen.
Selain Administrasi Bisnis, beberapa program diploma lain yang memiliki tingkat persaingan tinggi antara lain:
– Administrasi Perkantoran: 2,6 persen
– Agribisnis: 3,3 persen
– Akuntansi: 3,5 persen
– Bisnis Internasional: 4,7 persen
Fenomena tersebut menunjukkan minat terhadap pendidikan vokasi terus meningkat karena dinilai lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Selain tingginya persaingan masuk kampus, Unsoed juga mencatat capaian dalam akses pendidikan melalui program bantuan pemerintah.
Sebanyak 1.262 peserta yang lolos SNBT 2026 diketahui merupakan penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).
Jumlah tersebut setara dengan 31,32 persen dari total mahasiswa baru jalur SNBT yang diterima tahun ini.
Program KIP Kuliah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.
Melalui skema tersebut, mahasiswa mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga dukungan biaya hidup selama masa studi.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Noor Farid, menyebut tingginya tingkat keketatan SNBT 2026 menjadi bukti bahwa persaingan masuk Unsoed semakin kompetitif setiap tahun.
Menurutnya, mahasiswa yang berhasil lolos merupakan talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah yang siap berkembang di lingkungan akademik Unsoed.
“Keketatan yang sangat tinggi di beberapa program studi menunjukkan bahwa persaingan masuk Unsoed semakin kompetitif dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus berkomitmen menyediakan lingkungan akademik terbaik untuk mendukung pengembangan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Kami menyambut talenta-talenta muda ini dan memfasilitasi mereka dengan ekosistem akademik terbaik agar siap menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing global,” lanjutnya.
Pihak kampus mengingatkan seluruh peserta yang lolos SNBT 2026 agar rutin memantau informasi resmi dari Unsoed.
Mahasiswa baru diminta teliti memeriksa jadwal pembayaran UKT, unggah dokumen, verifikasi data, pemeriksaan kesehatan, hingga registrasi fisik agar tidak kehilangan status kelulusan.
Untuk pertanyaan terkait registrasi online, peserta dapat menghubungi layanan resmi melalui email regstat@unsoed.ac.id dengan format:
NO UJIAN – NAMA LENGKAP – PERMASALAHAN.
Tingginya angka pendaftar SNBT 2026 semakin mengukuhkan posisi Unsoed sebagai salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia.
Selain memiliki berbagai program studi unggulan, kampus yang berada di Purwokerto tersebut dikenal memiliki lingkungan akademik yang berkembang pesat, fasilitas pendidikan yang terus meningkat, serta biaya hidup mahasiswa yang relatif terjangkau.
Tidak heran jika setiap tahun jumlah peminat Unsoed terus bertambah, terutama pada jurusan-jurusan favorit seperti Kedokteran, Kedokteran Gigi, Manajemen, Akuntansi, hingga Teknik.