
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Steering Committee Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr. Turhamun, memastikan mahasiswi yang mengalami insiden flying fox, Umi Nazilatul Maghfiroh (20), saat ini dalam kondisi sehat dan baik. Mekanisme penanganan medis pascainsiden juga telah dijalankan sesuai prosedur.
“Alhamdulillah Mbak Umi Nazilatul sehat dan sudah kembali ke sekretariat Faktapala. Rektor UIN Saizu juga memberikan perhatian penuh serta sudah membesuk memastikan langsung kesehatannya,” kata Dr. Turhamun, Kamis (19/08/2026) malam.
Berdasarkan keterangan Zela, peristiwa tersebut murni terjadi akibat kendala teknis tak terduga. Padahal, aksi serupa telah dilaksanakan pada hari sebelumnya dan berjalan lancar tanpa kendala.
“Alhamdulillah baik, kata dokter juga katanya tidak apa apa,” kata Zela.
Sebelumnya, demonstrasi flying fox oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Faktapala dalam penutupan acara pengenalan mahasiswa baru pada Rabu (19/8/2026) pukul 11.20 WIB berujung kecelakaan. Korban yang merupakan warga Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo tersebut diduga mengalami benturan akibat gangguan pada sistem pengereman wahana.
Panitia langsung melaporkan kejadian ke Damkar Banyumas untuk meminta bantuan tim SAR. Informasi diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Banyumas sekitar pukul 12.15 WIB.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 12.20 WIB. Tiba di lokasi pukul 12.55 WIB, tim segera melakukan penataan penanganan (assessment), berkoordinasi dengan pihak terkait, serta memberikan pertolongan awal.
Korban yang tersangkut di ketinggian 12–15 meter berhasil diturunkan dan dievakuasi dalam kondisi selamat pada pukul 13.30 WIB. Setelah evakuasi sukses, seluruh unsur SAR melakukan debriefing pukul 14.00 WIB dan operasi resmi ditutup.
Pascaevakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Orthopaedi Purwokerto untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Presiden Mahasiswa UIN Saizu, Fajar Aji Pratama, mengonfirmasi bahwa korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.
“Alhamdulillah sudah kembali dari rumah sakit dan hanya di arahkan utk rawat jalan saja ka…” ujar Fajar.
Rangkaian kegiatan PBAK UIN Saizu sendiri resmi berakhir pada hari tersebut, sehingga atraksi outdoor tidak dilanjutkan kembali.