
PURBALINGGA, SERAYUNEWS – Lonjakan permintaan aksesori terjadi menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Beberapa aksesori yang diminati antara lain bendera, bando, pin atau bros, stiker (biasanya ditempel di pipi), pita, kipas tangan, gantungan kunci, dan masih banyak lagi yang mana semuanya bertemakan merah putih. Walaupun banyak warga yang memilih untuk membuat sendiri aksesori-aksesori tersebut, tetapi penjual aksesori tetap mengalami lonjakan permintaan.
Dian (25) warga Sidakangen Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga, salah satu penjual aksesori agustusan mengaku sudah berjualan sejak Juli. Berbagai aksesori yang ia jual seperti gantungan kunci, pulpen custom nama, sampai bando kemerdekaan. Selain berjualan dengan sistem PO (Pre-order), ia juga memproduksi sendiri barang jualannya.
Terkadang, ia mendapat pesanan puluhan aksesori dalam seminggu. Baginya, dengan berjualan aksesori agustusan bisa menambah kreativitas dan semangat. Selain itu, menambah wawasan atau hal baru yang belum pernah dicobanya.
Ada beberapa faktor adanya lonjakan permintaan tersebut, antara lain sebagai berikut:
a. Bersifat musiman karena ramai diburu pada saat menjelang kemerdekaan.
b. Kebutuhan masyarakat karena banyaknya kegiatan seperti adanya lomba, pentas seni dan budaya, dan masih banyak lagi.
c. Harga lebih murah apabila pembelian dalam jumlah lebih banyak (banyak seller yang memberi diskon).
d. Nilai simbolis yang melambangkan nasionalisme sehingga aksesori kemerdekaan banyak diburu.
Penjual aksesori agustusan memanfaatkan beberapa cara untuk memasarkan produknya, antara lain sebagai berikut:
a. Penjualan langsung, misalnya dengan melapak di tempat yang strategis atau yang mudah dijangkau masyarakat.
b. Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dengan menawarkan promo menarik untuk meningkatkan penjualan.
c. Media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok yang mana bisa menjangkau lebih banyak orang.
d. Kolaborasi dengan event tertentu sehingga bisa mencapai penjualan dalam partai besar.
e. Pemanfaatan tren di media sosial, misalnya dengan membuat aksesori agustusan bertemakan yang sedang viral di media sosial sehingga menarik perhatian netizen. (akhadia tri agustina)