
SERAYUNEWS – Warga sekitar Bendung Manganti, Sungai Citanduy, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas.
Aparat kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
Jenazah tersebut ditemukan pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Pintu 3 Bendung Manganti, tepatnya di Dusun Karangsari.
Mayat pertama kali diketahui oleh dua petugas yang sedang beraktivitas di area bendungan, sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan, kedua saksi segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kedungreja.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kedungreja langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Galih, Selasa (6/1/2026).
Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh petugas gabungan yang melibatkan Polsek Kedungreja, Koramil Kedungreja, Tagana Kabupaten Ciamis, serta tim MDMC Kabupaten Ciamis.
Setelah berhasil diangkat dari sungai, jenazah dibawa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berambut pendek lurus, berjenggot, dan berkulit sawo matang.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hijau bertuliskan “FUTURISM” dan tidak mengenakan celana.
“Kondisi jenazah sudah mengalami pembengkakan dan sebagian kulit terkelupas. Diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan,” jelas Galih.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Cilacap serta sejumlah polsek di wilayah sekitar aliran Sungai Citanduy, termasuk Polsek Wanareja dan Polsek Lakbok, Kabupaten Ciamis. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap.
Hingga kini, identitas korban dan penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.