SERAYUNEWS-Lomba Menyanyikan Lagu Kebangsaan untuk pelajar SMP/SMA dan warga umum digelar di Djoglolangit_satu kata Coffe and Resto, Desa Gembong, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Minggu (31/8/2025). Perhelatan itu dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Pelaksana kegiatan, anggota DPRD Jateng HM Ichwan SH MM mengatakan lomba tersebut juga digelar untuk memupuk jiwa nasionalisme. Disampaikan, lagu kebangsaan dan lagu-lagu perjuangan berperan penting dalam membentuk identitas nasional, membangun semangat persatuan dan kebanggaan.
“Selain itu juga membangkitkan rasa patriotisme, serta mengingatkan sejarah dan perjuangan bangsa untuk mencapai kemerdekaan dan menjaga kedaulatan,” paparnya.
Lagu-lagu tersebut menurutnya juga Lagu-lagu ini juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran karakter, membangun persatuan, dan memperkuat identitas nasional di antara masyarakat, terutama generasi muda.
Antusiasme untuk mengikuti lomba tersebut juga tinggi. Sebanyak 35 orang peserta ikut tampil menunjukkan kebolehan tarik suara menyanyikan lagu kebangsaan dan perjuangan.
Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Purbalingga, Trisnanto Budidoyo yang menjadi ketua dewan juri mengatakan para peserta memiliki teknik vokal yang bagus dan hafal lagu kebangsaan. “Mereka tampil dengan penuh penghayatan menyanyikan lagu tersebut,” katanya didampingi dua dewan juri lainnya masing-masing Andriyanto Sutejo dan Raka.
Dari hasil lomba tersebut keluar sebagai Juara Harapan I Evi Permatasari, Juara Harapan II Muhammad Guntur Mayasari, Juara Harapan III Rino Heri Winomo. Mereka mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp500.000 dan piagam penghargaan.
Sedangkan juara pertama diraih Liana Oky dan berhak atas uang tunai Rp2.000.000 serta piagam penghargaan. Juara II dan III masing-masing direbut oleh Binta Musafin dan Saikhan Permadani serta berhak atas uang tunai Rp 1.500.000 dan Rp 1.000.000 serta piagam penghargaan.
“Lomba menyanyikan lagu kebangsaan dan perjuangan rencananya akan kembali dilaksanakan pada momentum peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025. Semoga ini bisa menjadi stimulus untuk terus menjaga rasa nasionalisme dan cintah tanah air,” imbuh Ichwan.