
SERAYUNEWS-Kegagalan timnas Indonesia di Piala Asia U17 menjadi tanggung jawab sang pelatih, Kurniawan Dwi Yulianto. Publik menunggu bagaimana nasib mantan penyerang timnas Indonesia tersebut.
Kurniawan Dwi Yulianto didapuk jadi pelatih timnas U17 menggantikan Nova Arianto. Kurniawan menjadi pelatih di tahun 2026. Memang persiapan Kurniawan tidak terlalu lama dan dia dihadapkan dengan agenda AFF U17 dan Piala Asia U17.
Tapi publik telanjur memaknai bahwa timnas U17 harus berprestasi seperti edisi sebelumnya. Sayangnya, ekspektasi publik itu tidak menjadi kenyataan. Di AFF U17, Indonesia yang menjadi tuan rumah, gagal lolos ke semifinal.
Permainan Indonesia juga tidak istimewa. Kemudian di Piala Asia U17, Indonesia sempat mengejutkan di partai perdana dengan mengalahkan China. Tapi, di dua laga setelahnya, Indonesia kalah dari Qatar dan Jepang.
Kekalahan itu membuat Indonesia gagal lolos ke perempatfinal dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 tahun ini. Capaian ini jauh berbeda dengan edisi tahun lalu. Kala itu, Indonesia mampu lolos ke perempatfinal dan lolos ke Piala Dunia U17.
Kini, setelah kegagalan itu, publik menunggu bagaimana nasib Kurniawan. Apakah dia akan dipertahankan atau akan ada penggantian pelatih. Yang pasti, karena Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia U17, Indonesia akan melakoni kualifikasi Piala Asia U17 tahn 2027. Kualifikasi kemungkinan akan dilaksanakan akhir tahun ini.