
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-455 dengan berbagai agenda budaya, hiburan, hingga aksi sosial pada 2–6 April 2026.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Maju dan Sejahtera” dengan kemasan meriah tanpa meninggalkan nilai tradisi.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menjelaskan bahwa prosesi inti hari jadi tetap dilaksanakan pada 26 Februari 2026, bertepatan dengan hari lahir kabupaten tersebut.
“Kesakralan hari jadi tetap kami jaga. Saat Ramadan, kegiatan difokuskan pada pengajian bersama jajaran pemerintah daerah,” ujar Amalia, Kamis (2/4/2026).
Pada momen Ramadan, Pemkab juga mencatatkan prestasi dengan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui pembagian 45.500 gelas Dawet Ayu secara gratis saat berbuka puasa.
Aksi ini sekaligus menegaskan identitas Dawet Ayu sebagai kuliner khas Banjarnegara yang telah dikenal luas.
Rangkaian acara resmi dimulai dengan kirab kereta kencana yang membawa pimpinan daerah dari Kantor Dinas Perhubungan menuju Gedung DPRD.
Selanjutnya, kirab budaya digelar dengan melibatkan OPD, BUMD, BUMN, serta masyarakat. Ribuan warga memadati jalur kirab dari Terminal Induk hingga alun-alun kota.
Puncak prosesi adat ditandai dengan agenda Pasowanan Agung, yakni penempatan panji, bendera, dan pusaka daerah sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah Banjarnegara.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga menghadirkan berbagai hiburan untuk masyarakat, di antaranya:
Rangkaian acara akan ditutup pada 6 April 2026 dengan kegiatan sosial, seperti sunatan massal gratis, layanan kesehatan, serta pelayanan perizinan bagi masyarakat.
Amalia Desiana berharap peringatan hari jadi ini mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya dan kebersamaan warga Banjarnegara.