
SERAYUNEWS – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Nusakambangan saat jajaran pegawai menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di gazebo lapas usai pelaksanaan salat Iduladha dan diikuti pegawai serta tamu undangan. Momen itu menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai spiritualitas di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan, Ario Galih Maduseno, menjelaskan konsep lapas terbuka yang mengedepankan pola pembinaan berbasis kemandirian dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.
Menurutnya, Lapas Terbuka Nusakambangan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengembangkan pembinaan produktif melalui berbagai program keterampilan.
Ario mengatakan warga binaan di lapas terbuka diberikan kesempatan mengikuti sejumlah program pembinaan, mulai dari pertanian, peternakan hingga pembinaan kepribadian. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
“Konsep lapas terbuka lebih menitikberatkan pada pembinaan dan pembauran sosial sehingga warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai pengabdian, kebersamaan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Turimin, menyampaikan bahwa Iduladha memiliki makna mendalam tentang ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.
Turimin mengajak seluruh peserta menjadikan hari besar keagamaan sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan meningkatkan semangat bekerja dengan penuh keikhlasan.
“Iduladha mengajarkan pentingnya pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai itu penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas,” katanya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Turimin. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, kelancaran tugas, serta terciptanya situasi aman dan kondusif di lingkungan lapas.
Dalam kesempatan itu, Ario juga berharap seluruh jajaran pegawai senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan maupun pembinaan warga binaan.
“Kami berharap melalui doa bersama ini seluruh petugas diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam melaksanakan tugas sehari-hari sehingga mampu memberikan pelayanan dan pembinaan yang terbaik,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa di antara pegawai dan tamu undangan yang hadir.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Terbuka Nusakambangan berharap semangat religius, solidaritas, dan nilai kekeluargaan antarjajaran semakin kuat demi mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang humanis dan profesional.