
SERAYUNEWS – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, pertanyaan seputar jadwal mudik mulai ramai diperbincangkan masyarakat.
Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah motis Lebaran 2026 dibuka kapan, khususnya bagi pemudik yang mengandalkan moda transportasi kereta api.
Tak dapat dimungkiri, tradisi mudik Lebaran sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.
Setiap tahunnya, jutaan orang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus, kapal laut, pesawat, hingga kereta api.
Sekitar dua bulan lagi, umat Islam di Indonesia akan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengakui, sejak awal tahun minat masyarakat terhadap informasi pemesanan tiket KA mudik Lebaran 2026 sudah cukup tinggi.
Hal ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data mudik Lebaran tahun sebelumnya, volume pergerakan masyarakat sangat besar.
Pada periode Mudik Lebaran 2025, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan bahwa sebanyak 154,62 juta penduduk melakukan perjalanan mudik, atau setara dengan 54,89 persen dari total populasi Indonesia.
Perjalanan tersebut dilakukan menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari darat, laut, hingga udara.
Namun, kereta api tetap menjadi salah satu pilihan favorit karena tarifnya relatif terjangkau, jadwal yang pasti, serta bebas dari kemacetan panjang di jalan raya.
Menjawab rasa penasaran masyarakat, PT KAI akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan pemesanan tiket kereta api untuk periode mudik Lebaran 2026.
Melalui unggahan Instagram resmi @kai121_ pada Rabu, 7 Januari 2025, KAI menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan pemesanan tiket, baik untuk kereta antarkota maupun jarak jauh.
“Belum ada perubahan kebijakan terkait jangka waktu pemesanan tersebut. Oleh sebab itu, pembelian tiket kereta api mudik lebaran 2026 dibuka 45 hari sebelum tanggal keberangkatan,” tulis KAI dalam unggahan resminya.
Artinya, sistem pemesanan tiket masih menggunakan skema H-45 sebelum keberangkatan, termasuk untuk periode Lebaran.
Selain menjelaskan soal jadwal pemesanan, PT KAI juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket melalui calo atau pihak ketiga tidak resmi.
KAI mengingatkan bahwa praktik tersebut berisiko merugikan calon penumpang.
“Tindakan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kerugian calon penumpang akibat praktik percaloan atau penipuan tiket,” tulis KAI.
Untuk keamanan dan kenyamanan, pelanggan disarankan membeli tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi yang telah ditunjuk perusahaan.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Namun, pemerintah tetap akan menetapkan tanggal resminya melalui sidang isbat Kementerian Agama.
Sementara itu, Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) telah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Mengacu pada SKB 3 Menteri, jadwal libur Lebaran 2026 adalah sebagai berikut:
Karena libur Idulfitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang mulai Rabu, 18 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.
Dengan perkiraan Idulfitri jatuh pada 20–21 Maret 2026 dan kebijakan pemesanan H-45, maka tiket KA mudik Lebaran 2026 diprediksi mulai dibuka akhir Januari 2026.
Berikut perkiraan jadwal pemesanan tiketnya:
Persiapan Mudik Sejak Dini Sangat Penting
Melihat tingginya animo mudik setiap tahun, masyarakat diimbau untuk mulai merencanakan perjalanan sejak dini.
Selain menentukan tanggal keberangkatan, calon pemudik juga perlu menyiapkan alternatif jadwal agar tidak kehabisan tiket di hari favorit.
PT KAI menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait penjualan tiket Lebaran 2026 akan diumumkan melalui kanal media sosial KAI121.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau informasi resmi agar tidak ketinggalan.
Dengan perencanaan matang dan pemesanan tiket tepat waktu, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan bisa berjalan aman, nyaman, dan lancar.***