Sabtu, 8 Oktober 2022

Nenek 60 Tahun di Purbalingga Ini Meninggal Saat Berebut Limbah Pengolahan Kayu, Begini Kronologinya

Warga mengevakuasi nenek 60 tahun di Purbalingga yang meninggal saat berebut limbah pengolahan kayu, Senin (18/7/2022) pagi. (Dok Polsek Kutasari)

Warga Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga geger dengan meninggalnya seorang nenek 60 tahun. Nenek berinisial R warga setempat, meninggal saat berebut limbah kayu bekas.


Purbalingga, serayunews.com

Waka Polsek Kutasari IPTU Nyamiran menyampaikan, nenek R meninggal sangat mendadak. Nenek R meninggal saat berebut barang bekas di CV Purbayasa di Desa Karangaren, Senin (18/7/2022) pagi.

“Meninggal dunia saat mencari barang bekas limbah hasil pengolahan kayu dari CV. Purbayasa,” katanya.

Ia mengatakan, saat itu korban berlarian bersama warga lainnya menuju tumpukan limbah untuk mengambil sisa-sisa besi menggunakan magnet. Saat berlarian, tiba-tiba terjatuh kemudian langsung mendapat pertolongan dari warga. Namun, tubuhnya sudah lemas dan tidak bernapas lagi. Lalu warga melapor ke perangkat desa dan menghubungi Polsek Kutasari.

“Setelah ada laporan kepala desa Karangaren, kami dan anggota ke lokasi. Namun Nenek R sudah dibawa ke rumahnya menggunakan pikap. Sesampainya di rumah, tim medis Puskesmas Kutasari dan Tim inafis Polres Purbalingga melakukan pengecekan,” kata Waka Kapolsek.

Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Kutasari, dokter maulana Lutfi dan tim inafis Polres Purbalingga mendapati, kukunya membiru, pupil mulai membesar, lidah tidak tergigit.

“Kondisi tubuh belum kaku, tidak ada cairan dari kemaluan dan dubur, ada lebam, tidak ada hematum di kepala sehingga kesimpulannya nenek R meninggal murni jatuh kecelakaan,” katanya.

Iptu Nyamiran mengatakan, berdasarkan informasi dari saksi-saksi, nenek R punya riwayat stroke dan sedang dalam masa pemulihan Hipertensi.

Berita Terpopuler

Berita Terkini