
CILACAP, SERAYUNEWS – Pembangunan Citimall Cilacap mulai berjalan tahun 2026 ini. Namun, proyek pusat perbelanjaan tersebut juga mendapat sorotan dari netizen. Ada yang mempertanyakan pembangunan mal dan menilai anggaran atau perhatian seharusnya lebih diarahkan untuk membenahi jalan.
Menanggapi komentar tersebut, Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya meminta masyarakat melihat pembangunan Citimall dari sisi yang berbeda. Menurutnya, pembangunan pusat perbelanjaan tersebut merupakan investasi swasta sehingga tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah untuk pembangunannya.
Aktivitas di lokasi Citimall Cilacap saat ini telah dimulai dengan proses pembersihan lahan. Proyek tersebut nantinya berlanjut ke tahap pembangunan konstruksi.
Ammy mengatakan pemerintah daerah menyambut positif investasi Citimall. Pemkab Cilacap, kata dia, memiliki kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif agar semakin banyak investor tertarik menanamkan modal di Cilacap.
Dia juga menanggapi anggapan di media sosial yang membandingkan pembangunan mal dengan kebutuhan pembangunan jalan.
“Kalau misalkan ada yang berpendapat ngapain bangun mall, mending bangun jalan, ini adalah dua urusan yang berbeda. Kalau mall itu adalah investasi swasta. Kita harus ramah terhadap investasi supaya bisa mendukung pembangunan. Kalau jalan itu urusan APBD, urusan saya, beda lagi,” kata Ammy kepada Serayunews.
Menurutnya, pembangunan Citimall tidak bisa disamakan dengan pembangunan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Investasi swasta memiliki mekanisme dan sumber pembiayaan tersendiri, sedangkan pembangunan jalan berkaitan dengan perencanaan dan kemampuan APBD.
Selain menanggapi kritik soal pembangunan mal, Ammy juga berbicara mengenai dampak ekonomi yang diharapkan dari keberadaan Citimall. Salah satunya adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Cilacap.
Namun, dia belum bisa memastikan jumlah tenaga kerja yang nantinya akan terserap. Jumlah tersebut sangat bergantung pada manajemen Citimall dan banyaknya tenant yang akan membuka usaha di dalam pusat perbelanjaan tersebut.
“Citimall itu kan investasi swasta. Jadi, berapa tenaga kerja yang bakal bisa terekrut di Citimall, itu juga tergantung bagaimana manajemen Citimall nanti bisa mengoptimalkan space yang ada, berapa tenant yang masuk,” ujarnya.
Semakin banyak tenant yang mengisi ruang usaha, kata Ammy, peluang penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar. Karena itu, Pemkab Cilacap mendorong agar pengelolaan Citimall nantinya dapat mengoptimalkan ruang yang tersedia.
Ammy menegaskan Pemkab Cilacap akan terus membuka peluang bagi investor. Menurutnya, investasi tidak hanya memberikan dampak pada satu sektor, tetapi dapat ikut menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi.
“Kami semua berkomitmen untuk mempermudah segala jenis investasi yang mau masuk ke Kabupaten Cilacap. Supaya apa? Bisa mempercepat pembangunan,” tuturnya.
Dia menyebut investasi dapat memberikan dampak pada sektor ekonomi, industri, pertanian, perikanan hingga pengembangan sumber daya manusia.
Bagi Ammy, keberadaan Citimall juga diharapkan bisa menjadi salah satu pemicu masuknya investasi lain ke Cilacap. Peluang tersebut terbuka untuk berbagai bidang, mulai dari industri, pusat perekonomian, perkantoran, pusat niaga hingga pembangunan rumah bersubsidi.
“Yang bisa kita lakukan adalah mendukung para investor agar merasa aman dalam berinvestasi di Kabupaten Cilacap, sehingga makin banyak lagi nanti investor-investor yang datang ke Kabupaten Cilacap,” katanya.
Pemkab Cilacap pun memilih mengambil posisi sebagai pihak yang menjaga iklim investasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Dengan demikian, investasi swasta seperti Citimall diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Di sisi lain, kritik dan masukan masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah. Ammy menegaskan pembangunan jalan dan investasi swasta merupakan dua hal berbeda yang memiliki sumber pembiayaan serta kewenangan masing-masing.
Dengan dimulainya pembangunan Citimall, Pemkab Cilacap berharap kehadiran pusat perbelanjaan tersebut tidak hanya menjadi tempat aktivitas ekonomi baru, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.