
PURBALINGGA, SERAYUNEWS–Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga H.R. Bambang Irawan, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang aman, tertib, demokratis, dan damai.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purbalingga dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Pilkades Serentak 2026 di Ruang Rapat Bupati Purbalingga, Senin (31/8/2026).
Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.“DPRD Purbalingga mendukung secara penuh gelaran Pilkades yang aman serta siap bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda. Harapannya, seluruh tahapan dapat berjalan aman, tertib dan demokratis, serta masyarakat dapat menentukan pilihannya secara bebas tanpa tekanan dari pihak manapun,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat desa saat ini semakin selektif dalam menentukan pilihan. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai kepala desa harus dihormati sebagai hasil pilihan masyarakat.
“Siapapun nanti yang menjadi kepala desa dalam pemilihan kades besok, kami meyakini itulah yang terbaik dan menjadi pilihan masyarakat. Kami meyakini juga masyarakat di desa sudah lebih selektif dalam memilih calon kepala desanya,” lanjutnya.
Bambang menambahkan, kekompakan Forkopimda perlu terus dijaga hingga seluruh rangkaian Pilkades selesai. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan Pilkades yang berkualitas dan berintegritas.“Mari kita tunjukkan bahwa Forkopimda Kabupaten Purbalingga kompak dalam mengawal dan menyukseskan Pilkades Serentak,” tandasnya.
Selain aspek keamanan, kesiapan jalur logistik juga menjadi perhatian. Sejumlah tahapan Pilkades diperkirakan berlangsung pada musim penghujan sehingga pemetaan akses dan kesiapan distribusi logistik perlu dilakukan sejak dini guna mengantisipasi potensi hambatan di lapangan.
Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Purbalingga akan dilaksanakan 184 desa pada 10 Desember 2026. Rakor menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dalam memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar dan kondusif.
Dalam kesempatan itu Bambang juga turut menandatangani Kesepakatan Bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Pilkades yang aman, tertib, lancar, dan demokratis.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa netralitas merupakan harga mati bagi seluruh unsur yang terlibat dalam Pilkades, termasuk ASN, TNI, Polri, dan perangkat desa. Pencegahan praktik politik uang juga menjadi perhatian melalui edukasi kepada masyarakat serta penguatan pengawasan secara bersama-sama.