
Banyumas, Serayunews.com
Rektor ITTP, Dr. Arfianto Fahmi menyatakan rasa terima kasihnya kepada warga Banyumas serta muspika Camat yang telah memberikan support.
“Acara opening kali ini spesial ya. Mengolaborasikan teknologi, sains dan budaya dalam pertujukan malam ini ” katanya, Sabtu (25/2/2023) malam.
Bupati Banyumas, Achmad Husein yang hadir pada acara tersebut mengucapkan selamat serta terima kasih kepada dan ITTP yang telah memberikan warna pada pendidikan di Banyumas, dengan berbagai inovasinya.
“Selamat ulang taun yang ke 21 IT Telkom. Sekarang ini eranya serba teknologi. Kita semua harus punya peran, jangan cuma penonton. Termasuk IT Telkom, yang jela bidangnya (teknologi), harus mengambil peran dalam perkembangan teknologi dan ITTP sudah menunjukkannya,” kata Husein. juga.
Sementara itu, festival budaya yang menampilkan Sop San (Komedian Banyumas), Yoga Bagus (Pesulap Math Magic), Arva & Dini (Accoustic) serta UKM Seni Temani berhasil menyuguhkan penampilan yang menghibur masyarakat.
Andy F Noya, yang hadir secara daring membawakan sebuah monolog budaya dengan judul Manusia Angkasa. Ia berpesan agar manusia menjalin kebersamaan dengan sesama manusia dan alam semesta. Serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana menjawab tantangan kehidupan manusia.
“Teknologi sejatinya tidak menumpulkan rasa kemanusiaan. Karena manusia adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Selamat hari lahir ke 21 ITTP, semakin menginspirasi” ungkap Andy dalam monolognya.
Penampilan Venzha dan penari Lengger dari Rumah Lengger menutup acara opening dies natalis. Venzha membawa alat DIY radio astronomi yang digunakan untuk mendeteksi frekuensi dari luar bumi. Ia juga memasang antena seperti mahkota di kepala keenam penari lengger.
“Antena lengger ini akan mengirim signal ke DIY radio astronomi dan dimainkan (suara suara yang dihasilkan) bersama dengan musik gamelan,” jelas Venzha.
Keenam penari lengger menyuguhkan tarian lengger khas Banyumas diiringi oleh suara khas frekuensi dari luar bumi yang dimainkan bersama dengan gamelan. Ini adalah bentuk nyata bahwa teknologi, sains dan budaya dapat berjalan beriringan dan menciptakan sesuatu yang indah.
Opening Dies Natalis mengawali semua rangkaian acara yang akan berlangsung sampai bulan Mei 2023. Masih akan ada acara walk and bike, tabligh akbar dan musik fest.