
SERAYUNEWS- Sholat Idul Fitri menjadi salah satu ibadah paling istimewa bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.
Pada pagi hari tanggal 1 Syawal, umat Muslim berkumpul di masjid atau lapangan untuk menunaikan sholat sunnah yang memiliki tata cara khusus.
Ibadah ini tidak hanya menjadi simbol kemenangan setelah menjalankan puasa Ramadan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Karena itu, banyak umat Islam ingin memastikan pelaksanaan sholat Id berjalan sesuai tuntunan syariat.
Meski dilakukan hanya setahun sekali, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami tata cara sholat Idul Fitri secara lengkap, mulai dari niat, jumlah takbir, hingga bacaan yang dianjurkan dalam dua rakaat sholat tersebut.
Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasan panduan lengkap Sholat Idul Fitri 2026: bacaan arab, niat, dalil dan tata cara shalatnya:
Sholat Idul Fitri memiliki dasar hukum yang kuat dalam ajaran Islam. Para ulama menyebutkan bahwa ibadah ini merupakan sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Salah satu dalil yang sering dijadikan dasar adalah firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ
Artinya:
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia mengingat nama Tuhannya lalu dia menunaikan sholat.” (QS. Al-A’la: 14–15)
Ayat ini oleh banyak ulama ditafsirkan sebagai perintah untuk menunaikan sholat Id setelah menyucikan diri melalui zakat fitrah.
Dalil lain yang sering dikaitkan dengan perintah sholat Id adalah firman Allah SWT:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya:
“Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)
Ayat tersebut menjadi dasar anjuran kuat untuk melaksanakan sholat pada hari raya sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah sholat. Niat sholat Idul Fitri dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Berikut bacaan niat sholat Idul Fitri sebagai makmum:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Jika menjadi imam, niatnya sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Sholat Idul Fitri dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan tambahan takbir pada setiap rakaat. Berikut tata caranya secara lengkap:
1. Rakaat Pertama
– Membaca niat dalam hati.
– Takbiratul ihram sambil mengangkat tangan.
– Membaca doa iftitah.
– Membaca takbir sebanyak tujuh kali selain takbiratul ihram.
– Setelah setiap takbir dianjurkan membaca tasbih:
سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ
Artinya:
“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”
– Membaca surat Al-Fatihah.
Dilanjutkan membaca surat pendek, biasanya surat Al-A’la atau surat lain dalam Al-Qur’an.
Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua seperti sholat biasa.
2. Rakaat Kedua
– Berdiri untuk rakaat kedua.
– Membaca takbir sebanyak lima kali sebelum membaca Al-Fatihah.
– Setelah setiap takbir membaca tasbih seperti sebelumnya.
– Membaca surat Al-Fatihah.
– Dilanjutkan membaca surat Al-Ghasyiyah atau surat lainnya.
– Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
– Duduk tasyahud akhir.
– Membaca salam ke kanan dan ke kiri.
– Bacaan Tasyahud Akhir dalam Sholat Idul Fitri
– Pada rakaat kedua setelah sujud terakhir, dilanjutkan dengan tasyahud akhir seperti sholat pada umumnya.
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ…
Artinya:
“Segala kehormatan, keberkahan, sholawat dan kebaikan hanyalah milik Allah…”
– Setelah membaca sholawat Nabi, jamaah kemudian mengakhiri sholat dengan salam.
Selain tata cara sholatnya, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri.
Berikut beberapa sunnah yang dianjurkan:
1. Mandi sebelum berangkat sholat Id.
2. Mengenakan pakaian terbaik atau bersih.
3. Memakai wewangian bagi laki-laki.
4. Berangkat ke tempat sholat lebih awal.
5. Membaca takbir sepanjang perjalanan menuju tempat sholat.
6. Makan terlebih dahulu sebelum sholat Idul Fitri.
7. Mengambil jalan berbeda saat pergi dan pulang dari tempat sholat.
8. Memperbanyak doa dan dzikir.
Amalan-amalan ini dianjurkan untuk menyempurnakan suasana hari raya sekaligus mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.
Sholat Idul Fitri memiliki banyak hikmah bagi kehidupan umat Islam. Selain sebagai ibadah, sholat ini juga menjadi simbol kebersamaan umat dalam merayakan kemenangan setelah berpuasa.
Momentum ini mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu tempat ibadah, tanpa memandang status sosial.
Nilai kebersamaan dan persaudaraan inilah yang menjadikan sholat Idul Fitri sebagai salah satu tradisi religius paling penting dalam kehidupan umat Islam.
Sholat Idul Fitri bukan sekadar ibadah sunnah tahunan, tetapi juga sarana memperkuat keimanan serta mempererat hubungan antar sesama Muslim.
Dengan memahami tata cara, niat, dan dalilnya secara benar, umat Islam dapat melaksanakan sholat Id dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.