
SERAYUNEWS– Berakhirnya Operasi Lilin Candi 2025/2026 pada 2 Januari 2026 tidak serta-merta menghentikan langkah Polres Wonosobo dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif pada akhir masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Wonosobo melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan sejak 3 hingga 5 Januari 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam mengantisipasi pergerakan masyarakat, khususnya wisatawan yang masih memadati kawasan wisata Dieng serta arus balik warga dari Kabupaten Wonosobo menuju daerah asal masing-masing.
Sebagai bentuk keseriusan dan kesiapsiagaan, Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas turun langsung ke lapangan untuk memimpin pengecekan personel penebalan pengamanan di jalur wisata Dieng.
Pengecekan dilakukan pada Minggu, 4 Januari 2026, dini hari, usai pelaksanaan salat Subuh. Dalam pengecekan tersebut, Wakapolres memastikan seluruh personel hadir lengkap sesuai dengan ploting tugas yang telah ditentukan.
Selain itu, ia juga memberikan arahan agar anggota tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat, khususnya para wisatawan dan pengguna jalan.
KRYD yang dilaksanakan Polres Wonosobo difokuskan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas, baik dari wisatawan yang hendak menuju kawasan Dieng maupun masyarakat yang melakukan perjalanan balik setelah libur panjang Nataru.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi arus lalu lintas di jalur wisata Dieng terpantau relatif landai dan terkendali.
Meski demikian, Polres Wonosobo tetap menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan guna memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.
Tidak hanya berfokus pada jalur wisata Dieng, Polres Wonosobo juga memperkuat pengamanan di jalur Kertek–Wonosobo yang menjadi salah satu akses utama keluar-masuk wilayah Kabupaten Wonosobo.
Jalur ini kerap dilalui kendaraan lintasan dari kabupaten sekitar, sehingga memerlukan pengawasan ekstra, terutama pada masa arus balik.
Penebalan personel di jalur ini diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan, pelanggaran lalu lintas, serta kecelakaan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Dalam rangka memberikan rasa aman kepada pengguna transportasi umum, Polres Wonosobo juga menempatkan personel pengamanan di dua terminal utama, yakni Terminal Mendolo yang berada di pusat kota Wonosobo dan Terminal Sawangan yang terletak di wilayah perbatasan Wonosobo-Banjarnegara.
Pengamanan di terminal dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang bus, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan aktivitas transportasi berjalan tertib dan lancar.
Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan, agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan apabila merasa lelah, mengantuk, atau kurang fit, demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, kepada para penumpang bus dan pengguna transportasi umum, Wakapolres mengimbau agar lebih waspada dalam menjaga barang bawaan masing-masing. Kewaspadaan ini penting untuk mencegah terjadinya kehilangan maupun tindak kejahatan selama perjalanan.
Polres Wonosobo menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru 2026.
Dengan pengamanan yang berkelanjutan, Polres Wonosobo berharap aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, aman, dan nyaman, serta citra Kabupaten Wonosobo sebagai daerah wisata tetap terjaga dengan baik.