
SERAYUNEWS– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga membuka Posko Mudik Lebaran 2026. Lokasinya ada di Pantai Marhaen Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga, Jl S Parman. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis bagi pemudik yang hendak beristirahat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga, HR Bambang Irawan, secara resmi membuka Posko Mudik Lebaran 2026 di kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga., Kamis (19/3/2026) sore. Disampaikan, keberadaan Posko Mudik tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Purbalingga
Bambang Irawan menyampaikan bahwa posko mudik ini dihadirkan untuk memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus menjadi wujud nyata gotong royong dalam menyambut arus mudik Lebaran. Ia berharap kehadiran posko ini dapat membantu para pemudik agar perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan.
“Posko ini kami buka untuk seluruh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di Purbalingga. Harapannya, kita semua bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga kelancaran arus mudik serta memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.
Posko Mudik DPC PDI Perjuangan Purbalingga ini beroperasi selama 24 jam penuh sepanjang masa arus mudik dan balik Lebaran. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis bagi masyarakat, mulai dari tempat istirahat yang nyaman, layanan kesehatan, hingga makanan dan minuman untuk melepas lelah para pemudik. Kehadiran posko ini diharapkan mampu menjadi titik singgah yang ramah dan membantu mengurangi kelelahan di perjalanan.
DPC PDI Perjuangan Purbalingga juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung perekonomian lokal. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di depan posko. Sebanyak kurang lebih 400 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dengan antusiasme yang tinggi.
Bambang Irawan menjelaskan, takjil yang dibagikan tersebut merupakan produk dari pelaku UMKM lokal Purbalingga. Langkah ini menjadi bentuk nyata sinergi antara kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan UMKM, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian warga kecil.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan menggandeng UMKM lokal, kami berharap bisa membantu meningkatkan penghasilan mereka sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari tingginya partisipasi warga yang datang maupun yang melintas. Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial pun terasa kental di sekitar posko, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama.