
SERAYUNEWS-DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Mrebet dan Karangreja. Bantuan tersebut dikirimkan oleh jajaran pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga HR Bambang Irawan.
Bambang Irawan mengatakan jajaran struktural partai bersama relawan bahu-membahu menyalurkan bantuan logistik kebutuhan pokok berupa beras, roti, sayuran, telur, air bersih, hingga kebutuhan darurat lainnya. Bantuan disalurkan secara langsung ke posko pengungsian dan titik-titik terdampak guna memastikan warga segera mendapatkan pertolongan.
Kehadiran di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian partai terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami ingin hadir di setiap waktu untuk masyarakat dan Saat ini warga sangat membutuhkan dukungan nyata, terutama bahan pangan, air bersih, dan obat-obatan, karena cuaca masih ekstrem dan potensi banjir susulan masih tinggi,” tegasnya.
Peninjauan dimulai dari Posko Pengungsian Desa Sangkanayu di kawasan Sangkanayu Hills. Berdasarkan data sementara, sebanyak 16 warga mengungsi di posko, sementara 89 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri ke rumah sanak saudara dan tetangga. Pihaknya juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak para korban.
“Kami juga ingin memastikan para korban benar-benar tertangani, baik dari sisi logistik, tempat tinggal sementara, hingga layanan kesehatan. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan negara dan partai hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
DPC PDI Perjuangan Purbalingga juga meninjau langsung posko pengungsian serta area yang mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang di Desa Serang Kecamatan Karangreja. Kondisi lapangan yang masih dipenuhi lumpur, batu, dan material kayu menjadi perhatian serius.
Selain menyalurkan bantuan, Bambang Irawan juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.