
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarnegara berlangsung dengan pesan kuat tentang pentingnya menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, mengajak para peserta didik untuk tidak hanya mengenal sejarah Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan nyata.
Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok yang dapat menjadi teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Akhlak, ucapan, maupun tindakan beliau menjadi contoh yang tetap relevan untuk diterapkan di tengah kehidupan masyarakat.
“Rasulullah adalah teladan sempurna dalam segala aspek kehidupan. Kepribadian beliau yang mulia tidak hanya menjadi contoh bagi umat Islam, tetapi juga relevan bagi seluruh umat manusia dalam hubungan sosial, ekonomi, kepemimpinan, hingga hubungan dengan Allah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakhid juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dan keistikamahan ketika berbuat baik kepada sesama. Berbuat baik tidak selalu mendapatkan respons yang diharapkan. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti menebarkan kebaikan.
“Saat kita menebarkan kebaikan, meski kadang menerima perlakuan yang zalim, kita harus tetap ikhlas dan bersabar dalam menegakkan kebaikan tersebut. Marilah kita mencontoh Nabi Muhammad dan berusaha menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” katanya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para peserta didik agar nilai-nilai yang diperoleh dari peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada pengetahuan semata, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
Suasana peringatan Maulid Nabi di SKB Banjarnegara juga berlangsung interaktif. Wabup Wakhid Jumali juga mengajak para peserta didik berdialog dan menguji pemahaman mereka mengenai perjalanan serta sejarah Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah pertanyaan yang diberikan mendapat respons antusias dari para siswa. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya membuat pembelajaran tentang keteladanan Rasulullah lebih dekat dengan kehidupan peserta didik.
Wabup mengapresiasi antusiasme para siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap pengetahuan mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang lebih baik.
“Semoga kita senantiasa bisa meneladani akhlak mulia beliau dan termasuk golongan orang yang dirindukan masuk surga bersama Rasulullah Muhammad,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi di SKB Banjarnegara pun tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak generasi muda memahami bahwa keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana: menjaga sikap, bersabar, ikhlas, menghormati sesama, dan konsisten dalam melakukan kebaikan.