
SERAYUNEWS – Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Dani Kusworo, secara berkelanjutan terus melakukan berbagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi sekaligus membangun komitmen bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BBPTUHPT Baturraden.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan pakta integritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah ini juga menjadi bentuk keseriusan pimpinan dalam menanamkan budaya kerja anti korupsi di lingkungan balai.
Upaya pencegahan korupsi dilakukan melalui penguatan nilai-nilai integritas, penegakan disiplin, serta peningkatan pemahaman ASN terhadap regulasi dan etika kerja. Kepala BBPTUHPT Baturraden secara rutin menyampaikan pesan tersebut dalam Apel Pagi maupun rapat pimpinan.
Dalam Apel Pagi, Dani Kusworo menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga integritas institusi bukan hanya berada di pundak pimpinan, melainkan menjadi kewajiban seluruh ASN.
“Pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi kewajiban seluruh ASN. Melalui komitmen bersama, penanaman nilai integritas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan komitmen kuat dari seluruh ASN, pihaknya optimistis BBPTUHPT Baturraden mampu mempertahankan kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya komitmen yang kuat dari seluruh ASN, kami optimis BBPTUHPT Baturraden mampu mempertahankan kepercayaan publik dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Kepala BBPTUHPT Baturraden menekankan bahwa pencegahan korupsi harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif. Menurutnya, integritas tidak dibangun melalui kegiatan seremonial semata, melainkan melalui konsistensi sikap dan perilaku sehari-hari.
“Integritas tidak dibangun dalam satu kegiatan seremonial, tetapi melalui konsistensi sikap, kejujuran dalam bekerja, dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan. ASN BBPTUHPT Baturraden harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang bersih dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pada awal tahun 2026 ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah kegiatan penting, di antaranya penandatanganan pakta integritas, pembinaan dan pengawasan internal, serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program dan kegiatan.
“Pencegahan korupsi adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan organisasi. Dengan sistem yang kuat dan komitmen yang solid, kita mampu mewujudkan BBPTUHPT Baturraden sebagai unit kerja yang profesional dan berintegritas,” tambahnya.
Dani Kusworo juga menekankan pentingnya komitmen kolektif seluruh jajaran dalam menjaga marwah institusi. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama.
“Kita tidak hanya dituntut untuk bekerja dengan baik, tetapi juga bekerja dengan benar. Kepercayaan publik adalah aset yang sangat berharga, dan hanya dapat dijaga dengan perilaku yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi,” kata dia.