
SERAYUNEWS- Persib Bandung mulai melakukan penyesuaian skuad menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/26.
Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi melepas Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa ke Persik Kediri dengan status pinjaman.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya tidak akan melakukan perombakan besar meski bursa transfer paruh musim telah dibuka.
Status Persib sebagai juara paruh musim menjadi indikator bahwa komposisi pemain saat ini sudah cukup kompetitif.
Bojan Hodak menyampaikan bahwa Persib hanya akan mendatangkan satu hingga dua pemain baru untuk menutup celah yang masih dirasa kurang.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pemain asing, menyusul kepergian Wiliam Marcilio yang dilepas ke klub Korea Selatan, Chungnam Asan.
“Kami melakukan pergantian besar di awal musim. Sekarang mungkin ada satu atau dua pemain yang penampilannya kurang sesuai harapan, jadi akan ada perubahan. Tapi tidak banyak,” ujar Hodak dalam keterangannya di laman resmi I-League.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, stabilitas skuad justru menjadi kekuatan Persib sejauh ini.
Keberhasilan Persib Bandung menjadi pemuncak klasemen di paruh musim menegaskan bahwa materi pemain yang dimiliki sudah mampu bersaing di level tertinggi. Namun Hodak menyadari bahwa rival-rival Persib tidak tinggal diam.
Klub-klub pesaing seperti Borneo FC Samarinda, Persija Jakarta, dan Malut United FC diprediksi akan melakukan pembenahan besar demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
“Kami tim nomor satu di putaran pertama. Biasanya tim di papan bawah yang akan banyak berubah. Bagi kami, mungkin hanya penguatan,” kata Hodak menambahkan.
Meski berada di puncak klasemen, Persib Bandung diminta untuk tidak lengah. Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/26 dipastikan semakin ketat pada paruh kedua musim.
Manajemen dan tim pelatih sepakat bahwa konsistensi menjadi kunci utama untuk mempertahankan posisi teratas hingga akhir kompetisi.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga mengambil keputusan penting pada paruh musim. Manajemen Macan Kemayoran sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Gustavo Franca secara baik-baik.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama, dengan tujuan agar kedua belah pihak dapat berkembang ke level yang lebih baik.
Selama membela Persija Jakarta, Gustavo Franca tampil dalam 13 dari 17 pertandingan yang dijalani tim. Ia mencatatkan 567 menit bermain, dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
Meski tak selalu menjadi pilihan utama, Franca dinilai menunjukkan sikap profesional, disiplin, serta etos kerja tinggi selama berseragam Persija.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Gustavo Franca.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gustavo Franca atas kontribusi, sikap profesional, dan komitmennya selama membela Persija. Keputusan ini diambil dengan saling menghormati dan demi kebaikan bersama. Kami berharap Franca semakin bersinar di klub barunya,” ujar Prapanca.
Pergerakan Persib Bandung dan Persija Jakarta menandai bahwa bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26 mulai memanas. Setiap keputusan transfer diyakini akan berdampak besar pada peta persaingan di paruh kedua musim.
Dengan strategi berbeda antara tim papan atas dan papan tengah, paruh kedua kompetisi diprediksi menghadirkan pertarungan yang lebih sengit dan penuh kejutan.