
SERAYUNEWS- Persib Bandung tampil impresif di BRI Super League 2025/26 dengan catatan pertahanan paling solid hingga pekan ke-19. Maung Bandung hanya kebobolan 11 gol, menjadikannya tim dengan lini belakang terbaik sejauh musim berjalan.
Performa konsisten di sektor pertahanan itu tak lepas dari kontribusi penjaga gawang Teja Paku Alam.
Kiper bernomor punggung utama Persib tersebut mencatatkan 11 clean sheet dari 17 pertandingan, sekaligus menjadi penjaga gawang dengan clean sheet terbanyak di liga.
Melansir laman resmi I-League, Teja unggul atas sejumlah nama kiper papan atas lainnya. Di posisi berikutnya, Nadeo Arga Winata (Borneo FC) dan Mike Hauptmeijer (Bali United) sama-sama mencatatkan 8 clean sheet hingga pekan ke-19.
Dengan rata-rata kebobolan hanya 0,5 gol per pertandingan, Teja tampil di luar dugaan dan sukses menembus jajaran kiper terbaik BRI Super League 2025/26. Catatan tersebut semakin istimewa mengingat statusnya musim lalu hanya sebagai pelapis Kevin Ray Mendoza.
Musim ini, Teja mampu bersaing secara sehat dengan kiper asal Wales, Adam Przybek, dalam perebutan posisi utama di bawah mistar Persib Bandung.
Kepercayaan pelatih dijawab Teja dengan performa konsisten dan ketenangan saat mengawal gawang Maung Bandung.
Stabilitas yang ditunjukkan Teja membuat Persib sulit ditembus lawan, sekaligus menjadi salah satu faktor penting Persib tetap bersaing di papan atas klasemen.
Teja Paku Alam memulai karier sepak bolanya di PPLP Sumatera Barat, sebelum melanjutkan pembinaan di SAD Indonesia dengan menimba ilmu sepak bola di Uruguay.
Karier profesionalnya dimulai bersama Sriwijaya FC pada periode 2012–2018. Setelah itu, Teja pulang kampung membela Semen Padang FC pada musim 2018–2019.
Saat Semen Padang terdegradasi, Persib Bandung merekrut Teja untuk menghadapi musim 2020.
Debutnya bersama Persib terjadi pada 1 Maret 2020 saat menghadapi Persela Lamongan, di era kepelatihan Robert Alberts.
Hingga kini, Teja telah mencatatkan 88 penampilan di kompetisi domestik dan 7 pertandingan di level Asia bersama Persib Bandung.
Artinya, hanya lima laga lagi Teja akan mencapai 100 penampilan resmi bersama Maung Bandung sebuah tonggak penting dalam kariernya.
Teja mengakui performa gemilangnya musim ini tak lepas dari kerja sama tim, khususnya soliditas lini belakang Persib. Ia menyebut sejumlah nama yang berperan besar dalam menjaga pertahanan Maung Bandung tetap kokoh.
“Alhamdulillah senang, ya ini berkat pemain lain juga kan berkontribusi. Jadi ya enggak sendiri,” ujar Teja.
Kuartet hingga lima bek Persib seperti Patricio Matricardi, Julio Cesar, Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders dinilai memiliki peran penting dalam menutup ruang lawan dan menjaga keseimbangan tim.
Meski mencatat statistik impresif, kiper kelahiran 14 Maret 1994 itu menegaskan dirinya belum puas. Teja berharap Persib terus berbenah demi mempertahankan konsistensi dan menambah jumlah clean sheet.
“Pastinya kita akan selalu berbenah, mudah-mudahan kita juga bisa melakukan clean sheet lagi dan lagi ke depannya. Saya berharap semoga kita bisa semakin kompak,” tutupnya.