
SERAYUNEWS – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala kembali mencatatkan prestasi di bidang pengelolaan lingkungan. Pada tahun 2025, unit pembangkit ini sukses meraih penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen PLTU Adipala dalam menjalankan pengelolaan lingkungan secara konsisten, bahkan melampaui standar kepatuhan regulasi. Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan langkah perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penghargaan PROPER merupakan salah satu instrumen penting dalam menilai kinerja lingkungan perusahaan. Penilaian ini dilakukan secara terbuka, terukur, dan berkelanjutan, sehingga menjadi tolok ukur kredibel dalam dunia industri.
Program PROPER sendiri telah berjalan hampir tiga dekade dan diikuti oleh ribuan perusahaan di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 5.476 perusahaan berpartisipasi, dengan hasil 39 perusahaan meraih PROPER Emas dan 243 perusahaan memperoleh PROPER Hijau.
Bagi PLTU Adipala, capaian ini bukanlah yang pertama. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan menunjukkan konsistensi dalam menjaga kinerja lingkungannya. Tercatat, PLTU Adipala telah meraih PROPER Hijau pada 2022 dan 2023, kemudian meningkat menjadi PROPER Emas pada 2024, dan kembali memperoleh PROPER Hijau pada 2025.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, I Wayan Arimbawa, menyampaikan, bahwa di balik penghargaan tersebut, terdapat proses panjang yang terus dijalankan perusahaan, terutama di tengah dorongan pemerintah dalam mempercepat transisi menuju Energi Baru Terbarukan (EBT).
“PLN Indonesia Power melalui PLTU Adipala mengambil peran strategis dalam proses ini. Tidak hanya sebagai penyedia energi, PLTU juga diarahkan menjadi benchmark dalam transisi energi yang bertanggung jawab, sekaligus menjadi jembatan menuju sistem energi rendah karbon,” ujarnya.
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi dan penguatan praktik operasional yang ramah lingkungan. Dengan demikian, keberadaan PLTU tetap relevan di tengah perubahan kebijakan energi nasional.
Raihan PROPER Hijau 2025 menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan sekadar target jangka pendek, melainkan komitmen yang harus dijaga secara berkesinambungan.
PLTU Adipala terus mendorong kolaborasi, inovasi, serta penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.