
SERAYUNEWS- Polres Wonosobo menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat dengan melaksanakan peninjauan sekaligus pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Wonosobo, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini dipusatkan di Mapolsek Kertek, Kabupaten Wonosobo, sebagai bagian dari implementasi program sosial berkelanjutan Polri.
Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, kegiatan tersebut difokuskan pada kesiapan operasional SPPG, kepatuhan terhadap standar kesehatan, serta dampak sosial dan ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
Polres Wonosobo memastikan seluruh rangkaian program MBG berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sebelum makanan didistribusikan, Yayasan Kemala Bhayangkari melakukan pengecekan menyeluruh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pengecekan tersebut meliputi tahapan pengadaan bahan baku, proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga sistem pengemasan dan distribusi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan yang dihasilkan memenuhi standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan.
Selain itu, Tim Dokkes Polres Wonosobo turut melakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat. Tim memastikan setiap menu makanan layak konsumsi dan aman bagi anak-anak sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan bentuk konkret peran Polri dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Program Makanan Bergizi Gratis ini bukan sekadar membagikan makanan. Kami ingin memastikan makanan yang diberikan aman, sehat, dan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujar Kapolres.
Menurutnya, kualitas gizi yang baik menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. Karena itu, Polres Wonosobo berkomitmen mengawal program MBG secara konsisten dan berkelanjutan.
Setelah dinyatakan memenuhi standar, MBG langsung didistribusikan ke sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Wonosobo. Salah satu sekolah penerima manfaat adalah TK Pertiwi Bojasari.
Pantauan di lapangan menunjukkan para siswa menyambut program tersebut dengan penuh antusias. Anak-anak tampak ceria saat menerima makanan bergizi yang dibagikan, sementara para guru mengapresiasi kehadiran program MBG yang dinilai sangat membantu pemenuhan gizi peserta didik.
Program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Selain berdampak pada sektor kesehatan, Kapolres Wonosobo juga menaruh harapan besar terhadap kontribusi ekonomi dari keberadaan SPPG. Menurutnya, program ini dapat menjadi penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan bahan pangan dari masyarakat sekitar.
“SPPG kami harapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan melibatkan potensi lokal, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh penerima makanan, tetapi juga oleh warga sekitar,” jelas Kapolres.
Langkah ini sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di daerah.
Kehadiran SPPG Polres Wonosobo menjadi bagian dari strategi jangka panjang Polri dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat. Program MBG dirancang agar dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Wonosobo.
Dengan pengawasan ketat, standar kesehatan yang terjaga, serta kolaborasi lintas pihak, Polres Wonosobo optimistis program Makanan Bergizi Gratis mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi yang sehat sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.