
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Polresta Banyumas menjadi tuan rumah pelatihan In Country Training (ICT) hasil kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Pelatihan yang berlangsung di Aula Rekonfu, Senin (13/7/2026), difokuskan untuk meningkatkan kemampuan personel kepolisian dalam pencegahan kejahatan melalui pendekatan preventif dan kemitraan dengan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti 40 personel kepolisian dari wilayah eks Karesidenan Banyumas dan Pekalongan sebagai peserta.
Pembukaan pelatihan dipimpin Karokerma Astamaops Mabes Polri Brigjen Pol M. Setyobudi Dwiputro, S.I.K., M.Si.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Mabes Polri, tim pelatih JICA dari Jepang yang dipimpin Mr. Takeda, Karo Ops Polda Jawa Tengah Kombes Pol Basya Radyananda, S.I.K., M.H., serta Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan pelatihan ini menjadi kesempatan penting bagi personel Polri untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan memperkuat profesionalisme dalam bidang pencegahan kejahatan.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diimplementasikan di wilayah tugas masing masing guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kami berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin optimal.
Perwakilan JICA, Mr. Takeda, menyampaikan bahwa program ICT merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Jepang dan Polri dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia kepolisian.
Ia menilai keberhasilan pencegahan kejahatan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada terbangunnya hubungan yang erat antara polisi dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Brigjen Pol M. Setyobudi Dwiputro menegaskan pentingnya mengedepankan langkah preventif dan preemtif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia meminta seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan Polri di wilayah masing-masing.
Pelatihan ICT JICA-Polri di Polresta Banyumas dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026.
Selain meningkatkan kompetensi personel, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kerja sama internasional antara Polri dan JICA, sekaligus mendorong penerapan strategi pencegahan kejahatan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Kapolresta Banyumas kepada Mr. Takeda sebagai simbol apresiasi atas kemitraan antara Polri dan JICA.