
SERAYUNEWS- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan program Mudik Gratis Jateng 2026 dengan moda transportasi kereta api.
Pendaftaran resmi dibuka pada Rabu, 18 Februari 2026 mulai pukul 09.00 WIB dan dilakukan sepenuhnya secara online.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (17/2/2026).
Program tahunan ini menjadi bagian dari agenda mudik Lebaran bertajuk “Mudik Gampang Balik Tenang” yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Kuota yang tersedia terbatas dan diprediksi akan habis dalam waktu singkat.
Panitia menegaskan bahwa pendaftaran tidak melayani jalur offline. Calon pemudik wajib mendaftar melalui:
Website resmi: https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id
Aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Play Store dan App Store
Peserta diminta menyiapkan:
1. NIK (Nomor Induk Kependudukan)
2. Nomor WhatsApp aktif
3. Dokumen persyaratan dalam format JPG/PDF maksimal 5 MB
Pendaftaran akan dibuka tepat pukul 09.00 WIB. Sistem biasanya langsung dipadati pendaftar pada menit-menit awal.
Tahun ini, Pemprov Jateng menyediakan dua rute utama dan satu perjalanan tambahan dengan total kuota lebih dari 1.200 kursi.
1. KA Tawang Jaya
Rute: Pasar Senen- Semarang Poncol
Keberangkatan: Selasa, 17 Maret 2026 pukul 18.25 WIB
Kuota: 640 kursi
Kereta ini akan berhenti di beberapa stasiun seperti Bekasi, Cikarang, Haurgeulis, Jatibarang, Tegal, Brebes, hingga Pekalongan sebelum tiba di Semarang Poncol.
2. KA Jaka Tingkir
Rute: Pasar Senen- Solo Balapan
Keberangkatan: Selasa, 17 Maret 2026 pukul 11.50 WIB
Kuota: 576 kursi
Rute ini melewati sejumlah stasiun seperti Jatinegara, Cikarang, Kroya, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten hingga Solo Balapan.
3. Kereta Tambahan
Panitia juga menyediakan satu perjalanan tambahan rute Pasar Senen- Solo Balapan dengan kuota 72 kursi dan keberangkatan pukul 14.20 WIB di hari yang sama.
Program ini memprioritaskan warga Jawa Tengah yang bekerja di sektor informal dan berpenghasilan rendah. Berikut syarat lengkapnya:
1. Memiliki KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah.
2. Bekerja di sektor informal atau berpenghasilan maksimal setara UMP (ojek, ART, pedagang, buruh, pengemudi, dll).
3. Satu keluarga/kelompok maksimal 4 orang.
4. Wajib melakukan perekaman face recognition melalui aplikasi Access by KAI sebelum keberangkatan.
Dokumen yang harus diunggah:
1. KTP atau KIA
2. Kartu Keluarga (jika mendaftar kelompok)
3. Dokumen pendukung pekerjaan (ID kerja, foto usaha, atau bukti lain yang relevan)
4. Semua dokumen harus jelas dan terbaca.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi wajib melakukan validasi secara langsung di Kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Panitia akan mengumumkan jadwal validasi melalui akun masing-masing peserta di sistem Pedamateng. Peserta yang tidak melakukan validasi sesuai jadwal berpotensi kehilangan kuota.
Sejumlah pertanyaan muncul dari masyarakat terkait teknis pendaftaran. Berikut beberapa poin penting:
1. KTP Jakarta tapi lahir Jawa Tengah, apakah boleh daftar?
Boleh, selama dapat membuktikan kelahiran di Jawa Tengah.
2. Apakah harus satu KK dalam satu kelompok?
Maksimal 4 orang per kelompok, dengan tetap memenuhi syarat utama.
3. Apakah validasi bisa diwakilkan?
Peserta yang lolos diwajibkan hadir sesuai ketentuan panitia.
4. Bisa pindah dari moda bus ke kereta?
Disarankan memilih satu moda sejak awal. Perubahan mengikuti kebijakan resmi penyelenggara.
5. IRT tidak bekerja, apakah bisa mendaftar?
Program ini diprioritaskan bagi pekerja sektor informal dan berpenghasilan rendah sesuai syarat yang berlaku.
Melihat antusiasme tinggi setiap tahun, calon peserta disarankan:
1. Login sebelum pukul 09.00 WIB
2. Pastikan dokumen sudah siap dan ukuran sesuai ketentuan
3. Gunakan jaringan internet stabil
4. Hindari kesalahan input NIK atau nomor WA
5. Kuota biasanya habis dalam hitungan menit.
Program Mudik Gratis Jateng 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jawa Tengah membantu perantau agar bisa pulang kampung tanpa terbebani biaya tiket yang tinggi menjelang Lebaran.
Selain meringankan biaya, program ini juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan perjalanan.
Bagi warga yang memenuhi syarat, segera siapkan dokumen dan pasang alarm. Tepat pukul 09.00 WIB, pendaftaran resmi dibuka. Siapa cepat, dia dapat.