
SERAYUNEWS- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membuka pendaftaran program Mudik Gratis Jateng 2026 bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Program ini kembali dibuka setelah panitia menemukan sisa kuota dari hasil proses verifikasi peserta yang telah mendaftar sebelumnya.
Melalui akun Instagram resmi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, @penghubungjateng, diumumkan bahwa pendaftaran kembali dibuka pada Kamis, 5 Maret 2026 mulai pukul 10.00 WIB.
Pembukaan kembali pendaftaran ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar pada tahap sebelumnya untuk mengikuti program mudik gratis yang disediakan oleh pemerintah daerah tersebut.
Program ini menyediakan dua moda transportasi utama, yakni armada bus dan kereta api, dengan berbagai tujuan di wilayah Jawa Tengah.
Kuota tambahan yang tersedia berasal dari hasil proses verifikasi data peserta yang telah dilakukan oleh panitia. Dalam proses tersebut, ditemukan sejumlah peserta yang tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Beberapa kondisi yang menyebabkan kursi kembali tersedia di antaranya:
1. Calon peserta mengundurkan diri dari program mudik gratis
2. Peserta tidak memenuhi persyaratan administrasi
3. Peserta terdeteksi mendaftar di lebih dari satu program mudik gratis sehingga dinyatakan tidak lolos verifikasi
Dengan adanya proses verifikasi tersebut, sejumlah kursi yang sebelumnya telah terisi kembali dibuka untuk masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin sebelum kuota kembali habis.
Pendaftaran program Mudik Gratis Jawa Tengah 2026 dilakukan sepenuhnya secara online. Panitia tidak menyediakan layanan pendaftaran secara langsung atau offline.
Masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui dua cara, yaitu:
1. Mengakses website resmi di pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id
2. Mengunduh aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store.
Melalui dua platform tersebut, calon peserta dapat mengisi formulir pendaftaran serta memilih tujuan perjalanan sesuai dengan kuota yang masih tersedia.
Panitia juga mengingatkan calon peserta untuk menentukan jumlah rombongan terlebih dahulu sebelum mengisi formulir pendaftaran. Hal ini penting karena sistem akan langsung menahan kuota sesuai jumlah kursi yang dipilih agar tidak diambil oleh peserta lain.

Program mudik gratis ini menyediakan berbagai rute perjalanan menggunakan armada bus menuju sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Jawa Tengah.
Berikut daftar tujuan perjalanan beserta kuota kursi yang masih tersedia:
1. Kabupaten Cilacap: 13 kursi
2. Kabupaten Purbalingga: 12 kursi
3. Kabupaten Banjarnegara: 36 kursi
4. Kabupaten Magelang: 14 kursi
5. Kabupaten Boyolali: 7 kursi
6. Kabupaten Wonogiri: 12 kursi
7. Kabupaten Sragen: 11 kursi
8. Kabupaten Blora: 8 kursi
9. Kabupaten Kudus: 13 kursi
10. Kabupaten Jepara: 10 kursi
11. Kabupaten Demak: 9 kursi
12. Kabupaten Semarang: 40 kursi
13. Kabupaten Temanggung: 10 kursi
14. Kabupaten Kendal: 15 kursi
15. Kabupaten Batang: 17 kursi
16. Kabupaten Pekalongan: 11 kursi
17. Kabupaten Pemalang: 17 kursi
18. Kabupaten Tegal: 34 kursi
19. Kabupaten Brebes: 16 kursi
20. Kota Surakarta: 13 kursi
21. Kota Semarang: 41 kursi
22. Kota Pekalongan: 13 kursi
23. Kota Tegal: 54 kursi
24. Kabupaten Purworejo: 23 kursi
Jumlah kuota tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada jumlah pendaftar yang masuk melalui sistem pendaftaran online.
Selain rute langsung menuju satu daerah tujuan, panitia juga menyediakan rute gabungan yang menghubungkan beberapa wilayah sekaligus.
Rute ini disiapkan untuk mengoptimalkan penggunaan armada bus dan menjangkau lebih banyak daerah.
Berikut rute gabungan yang tersedia:
1. Kabupaten Semarang – Kota Salatiga – Kabupaten Boyolali: 17 kursi
2. Kota Semarang – Kabupaten Grobogan – Kabupaten Blora: 15 kursi
3. Kabupaten Karanganyar – Kabupaten Sragen: 15 kursi
4. Kabupaten Demak – Kabupaten Pati – Kabupaten Jepara: 17 kursi
5. Kota Tegal – Kabupaten Tegal – Pekalongan – Kabupaten Kendal: 18 kursi
Rute gabungan ini biasanya menjadi pilihan bagi peserta yang tujuan akhirnya berada di wilayah yang berdekatan.
Selain menggunakan bus, program Mudik Gratis Jateng 2026 juga menyediakan moda transportasi kereta api bagi masyarakat yang ingin perjalanan lebih cepat dan nyaman.
Terdapat dua rute utama kereta api yang disediakan untuk program ini, yaitu:
1. KA Tawang Jaya rute Jakarta – Semarang dengan kuota 64 kursi
2. KA Jaka Tingkir rute Jakarta – Solo dengan kuota 50 kursi
Moda kereta api ini menjadi alternatif populer bagi pemudik karena waktu perjalanan yang relatif lebih singkat dibandingkan perjalanan darat menggunakan bus.
Program mudik gratis yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan biaya lebih terjangkau.
Selain membantu masyarakat secara ekonomi, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran, terutama dari wilayah Jabodetabek menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.
Dengan menyediakan transportasi massal berupa bus dan kereta api, diharapkan jumlah kendaraan pribadi yang digunakan untuk mudik dapat berkurang sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan tertib.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini disarankan untuk segera melakukan pendaftaran secara online karena kuota tambahan yang tersedia sangat terbatas dan dapat habis dalam waktu singkat.