
SERAYUNEWS – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Kehadirannya menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah sekaligus menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, termasuk dengan menjalankan puasa sunnah.
Setiap tahun, banyak umat Islam yang mencari informasi mengenai jadwal puasa sunnah Muharram agar dapat mempersiapkan diri sejak awal.
Pasalnya, terdapat beberapa puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar di bulan ini, seperti Puasa Tasu’a, Puasa Asyura, hingga Puasa Ayyamul Bidh.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, puasa di bulan Muharram juga menjadi sarana untuk memperbanyak amal saleh dan memperbaiki kualitas ibadah di awal tahun Hijriah.
Puasa sunnah di bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan.
Puasa juga menjadi sarana melatih kesabaran, meningkatkan ketakwaan, serta membantu umat Islam memperbaiki diri di awal tahun Hijriah.
Tidak heran jika banyak ulama menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah pada bulan ini sesuai kemampuan masing-masing.
Meskipun tidak bersifat wajib, menjalankan puasa sunnah Muharram dapat menjadi kesempatan untuk meraih pahala dan keberkahan yang besar.
Berdasarkan kalender Hijriah 1448 H, jadwal puasa sunnah Muharram tahun 2026 diperkirakan berlangsung pada beberapa tanggal penting.
Puasa awal Muharram atau 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Banyak umat Islam memilih berpuasa pada hari pertama tahun Hijriah sebagai bentuk syukur dan semangat memulai tahun baru dengan ibadah.
Sementara itu, Puasa Tasu’a yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026. Puasa ini dianjurkan untuk dilakukan sebelum Puasa Asyura.
Adapun Puasa Asyura yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Puasa Asyura dikenal sebagai salah satu puasa sunnah yang memiliki keutamaan besar karena disebut dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
Selain itu, umat Islam juga dapat menjalankan Puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Muharram 1448 H yang bertepatan dengan Minggu, 28 Juni 2026 hingga Selasa, 30 Juni 2026.
Dengan demikian, umat Muslim memiliki beberapa pilihan waktu untuk melaksanakan puasa sunnah sepanjang bulan Muharram sesuai kemampuan masing-masing.
Agar ibadah puasa berjalan lancar, umat Islam disarankan mempersiapkan diri sejak malam hari dengan menjaga pola makan saat sahur dan berbuka.
Selain itu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, dan memperbanyak doa juga menjadi amalan yang baik selama bulan Muharram.
Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadan, sebagian ulama membolehkan pelaksanaan puasa qadha bertepatan dengan hari-hari puasa sunnah Muharram sehingga dapat memanfaatkan waktu secara lebih optimal.
Semoga bulan Muharram 1448 H menjadi awal yang penuh keberkahan dan membawa semangat baru untuk meningkatkan amal ibadah sepanjang tahun.***