Sabtu, 31 Juli 2021

Pustakawan Desa dan Sekolah Didorong Melek Teknologi, Ini Kata Wabup Syamsul

Para pustakawan mengikuti bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas tenaga pengelola perpustakaan dan pustakawan (Ulul Amie)

Sebanyak 160 pustakawan desa maupun sekolah yang ada di Cilacap, mengikuti bimtek peningkatan kapasitas tenaga pengelola perpustakaan dan pustakawan. Dalam mengahadapi zaman era digital, mereka didorong bisa menyesuaikan diri dengan fase revolusi industri 4.0.


Cilacap, serayunews.com

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan, bahwa memasuki fase revolusi industri 4.0, dimana pemanfaatan teknologi kini lebih optimal. Terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala pihak untuk cepat belajar teknologi untuk dapat melangsungkan kehidupan dan pekerjaannya. Sehingga para pustakawan didorong mampu menyesuaikan diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Untuk itu kami mendorong, kepada pustakawan ini kedepan agar lebih bisa menyesuaikan diri dengan fase revolusi industri 4.0. Sehingga dengan adanya kegiatan ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kapasitas, menyesuaikan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memberikan literasi terus kepada masyarakat luas,” ujar Wabup Syamsul usai membuka bimtek di Hotel Sindoro Cilacap, Senin (21/06).

Wabup menambahkan, di era revolusi industri ini dengan memanfaatkan teknologi untuk memberikan informasi maupun literasi tentang pustaka kepada masyarakat. Harapannya setelah mengikuti bimtek tersebut peserta bisa membuka dirinya untuk meningkatkan kapasitas, menyesuaikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Oleh karena itu dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas ini maka (para peserta) harus mendorong terus untuk terus belajar, untuk bagaimana terus meningkatkan kualitas diri karena pasti akan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kapala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Cilacap Supriyanto mengatakan, kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada 21 Juni hingga 1 Juli 2021. Peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut berjumlah total 160 orang pengelola perpustakaan desa dan sekolah di Kabupaten Cilacap, peserta dibagi menjadi 4 angkatan dengan masing-masing angkatan terdiri dari 40 orang.

Sedangkan angkatan pertama dan kedua terdiri dari pengelola perpustakaan desa dan kelurahan, sedangkan angkatan ketiga dan keempat terdiri dari pustakawan SD dan SMP.

Supriyanto mengatakan, dalam meningkatkan kapasitas di perpustakaan ada sejumlah koridor mendasar yakni, paham dengan literasi keuangan, literasi kesehatan, literasi iptek, literasi sektor UKM dan sejumlah sektor lainnya.

“Tujuan yang lain adalah untuk meningkatkan kualitas tata kelola perpustakaan, meningkatkan minat baca masyarakat dan membangun budaya literasi yang tinggi, Ini penting bahwa kedepan literasi harus menjadi penggerak motor mewujudkan Indonesia Cerdas,” ujarnya.

Adapun acara dibuka oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dihadiri Plt Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Abid Suharto serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Cilacap Supriyanto.

Baca juga Kapasitas RS di Banyumas diisukan Penuh, Ini Kata Bupati Husein

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini