Sabtu, 18 September 2021

Rawan Ancaman, Petugas Rutan Purbalingga Dilatih Gunakan Senjata Api

Petugas rutan Purbalingga sedang dilatih menggunakan senjata. (Amin)

Ancaman bisa dialami kapan saja oleh para petugas rumah tahanan (Rutan). Maka kemampuan mengoperasionalkan senjata sangat lah penting. Sabtu (04/09/2021) puluhan pegawai Rutan Kelas IIB Purbalingga, dilatih merawat dan menggunakan senjata api (Senpi).


Purbalingga, serayunews.com

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Purbalingga Bluri Wijaksono, mengatakan petugas rutan perlu menguasai kemampuan menggunakan dan merawat senjata api. Maka pihaknya melaksanakan kegiatan pelatihan bersama TNI.

“Kami menggandeng Kodim Purbalingga, melaksanakan pelatihan pemeliharaan dan perawatan senjata api,” kata Bluri, Sabtu siang.

Ada sekitar 35 peserta dari petugas Rutan Purbalingga, mendapatkan materi pelatihan langsung dari Dandim 0702 Purbalingga, Letkol Infantri Decky Zulhas. Mereka dikenalkan dengan jenis-jenis senjata. Cara merawat sampai menggunakannya.

“Petugas Pemasyarakatan harus sering dilatih cara menggunakan, memelihara dan merawat senpi. Walaupun kita tidak menginginkan sampai terjadi kejadian yang mengharuskan kita menggunakan senpi tetapi itulah tugas kita di ranah pengamanan. Harus sering dilatih agar terbiasa,” katanya.

Dandim 0702 Purbalingga Decky mengatakan, para petugas pemasyarakatan harus paham cara penggunaan dan perawatan senpi dalam bertugas.

“Petugas Rutan wajib tahu cara menggunakan dan merawat senpi. Apalagi ancaman dapat terjadi kapan saja,” kata Decky.

Sementara itu, Pelda Waluyo sebagai koordinator pelatih mengenalkan berbagai jenis senjata kepada para peserta. Di antaranya yakni pistol P3A kaliber 7,65 x 17 mm, Bernadelli kaliber 7,65 x 17 mm, Flash Ball, dan senapan laras panjang produksi Pindad.

Dalam pelatihan ini, seluruh petugas Pemasyarakatan diperkenalkan cara penggunaan dan perawatan beberapa jenis senpi. Waluyo berharap, pelatihan bagi petugas Pemasyarakatan Rutan Purbalingga ini dapat menjadi bekal bagi petugas dalam melaksanakan tugas.

“Kegiatan ini melatih anggota untuk dapat membongkar pasang senpi dan bagaimana memperlakukannya dengan benar sehingga anggota dapat optimal melaksanakan tugas dan fungsinya,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini