
SERAYUNEWS-Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Purbalingga menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dilanjutkan pengukuhan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) periode 2025-2030. Kegiatan ya tersebut dilaksanakan di Indragiri Hall Owabong, Minggu (24/5/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purbalingga, HR Bambang Irawan dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musancab kali ini menjadi sejarah baru karena seluruh PAC dari 18 kecamatan dikumpulkan dalam satu forum secara bersamaan.
“Alhamdulillah, sejak era reformasi hingga Pemilu 2024, PDI Perjuangan di Purbalingga tidak pernah kalah. Bahkan kita berhasil meningkatkan perolehan kursi legislatif dari 10 menjadi 14 kursi,” ujar Ketua DPRD Purbalingga tersebut.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari perjuangan seluruh kader partai mulai dari tingkat PAC hingga ranting yang selama ini bekerja keras menjaga basis suara partai di masyarakat. Dirinya juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal partai di tengah dinamika politik yang semakin berat.“Kami meminta seluruh kader tetap menjaga kekompakan, kerukunan, dan semangat gotong royong.” Ungkapnya.
Dalam proses penjaringan Ketua PAC, tercatat sebanyak 203 kader mengikuti seleksi. Namun setelah melalui tahapan tes tertulis dan tes online, tersisa 88 peserta yang dinilai layak untuk mengemban amanah kepengurusan.“Ini merupakan program partai yang luar biasa. Kita dituntut adaptif dengan perkembangan zaman dalam memilih dan menyiapkan pemimpin-pemimpin hebat di wilayah,” katanya.
HR Bambang Irawan menambahkan, struktur kepengurusan PAC akan diisi 11 orang dengan ketentuan minimal 30 persen keterwakilan perempuan atau sedikitnya empat orang, serta minimal tiga kader dari kalangan milenial maupun Gen Z, dan sisanya merupakan senior partai atau relawan yang siap untuk berjuang bersama.“Apapun hasilnya, ini adalah keputusan terbaik partai untuk kemajuan PDIP di Kabupaten Purbalingga,” tegasnya.
Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan, serta Kelautan dan Perikanan DPD PDIP Jateng Taufik Nurhidayat yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Musancab digelar di 18 kecamatan se-Kabupaten Purbalingga sebagai bagian dari proses reorganisasi partai yang terus berkelanjutan.
Menurutnya, PDI Perjuangan Purbalingga patut diapresiasi karena berhasil menambah empat kursi legislatif pada Pemilu lalu. Capaian tersebut dinilai menjadi modal awal yang sangat penting untuk menghadapi pertarungan politik tahun 2029.“Reorganisasi ini harus menjadi bahan koreksi diri agar ke depan kita bisa meraih kemenangan yang lebih spektakuler pada 2029,” ujarnya.
Taufik juga menegaskan bahwa seluruh kader yang tergabung dalam keluarga besar PDI Perjuangan harus menjaga semangat kebersamaan dan rendah hati. Taufik mengutip pesan para senior partai dengan istilah Jawa.“Aja rumangsa bisa, tapi sing bisa rumangsa. Aja rumangsa pinter, tapi sing pinter rumangsa. Aja rumangsa sugih, tapi sing sugih rumangsa,” tegasnya.
Pesan tersebut, menurutnya harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan berorganisasi. Ia menambahkan, kader yang direkomendasikan menjadi Ketua PAC bukan berarti paling pintar, dan yang belum terpilih bukan berarti tidak mampu. Karena itu, semangat kerja kolektif kolegial, gotong royong, serta guyub rukun harus terus dijaga.“Dengan semangat demokratis dan kebersamaan yang sudah ditunjukkan selama ini, saya yakin Purbalingga akan semakin top ke depannya,” imbuhnya.