
SERAYUNEWS — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banjarnegara terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah memberikan pengenalan tata tertib kehidupan rutan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gatotkaca Rutan Banjarnegara pada Rabu (20/5/2026) dan diikuti warga binaan dengan antusias.
Dalam kegiatan itu, petugas rutan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai aturan kehidupan sehari-hari selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Materi yang disampaikan meliputi kewajiban menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, ketertiban, hingga pentingnya membangun sikap saling menghormati antarwarga binaan maupun kepada petugas rutan.
Pendekatan yang diterapkan tidak hanya menitikberatkan pada disiplin dan kepatuhan aturan, tetapi juga mengedepankan sisi humanis melalui metode persuasif dan edukatif.
Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan menegaskan bahwa pengenalan tata tertib menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang kondusif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum warga binaan.
“Pembinaan bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran, tanggung jawab, dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Karena itu pendekatan humanis tetap kami kedepankan,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap tata tertib kehidupan di dalam rutan sangat penting agar seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan secara aman, tertib, dan produktif.
Rutan Banjarnegara berharap lingkungan pembinaan yang kondusif mampu mendukung program pemasyarakatan berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi warga binaan setelah bebas nantinya.
Melalui pembinaan yang humanis, warga binaan diharapkan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga memperoleh bekal moral, kedisiplinan, serta perubahan perilaku agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para warga binaan terlihat aktif mengikuti arahan serta memahami berbagai aturan yang diterapkan selama menjalani masa pembinaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Banjarnegara dalam menghadirkan sistem pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter, perubahan perilaku, dan pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas.