Jumat, 24 September 2021

Sambangi Sejumlah Ponpes, Tiwi Salurkan Sembako dan Honor Guru Ngaji

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam kunjungannya ke pondok pesantren di Kabupaten Purbalingga. (Amin)

Sejumlah pondok pesantren di Purbalingga memilih tidak memulangkan santrinya karena pertimbangan jarak tempat tinggal santri yang jika dipulangkan justru akan berpotensi terpapar virus corona. Karena masih banyak pondok yang harus membiayai kebutuhan hidup para santri, Pemkab juga memberikan bantuan sembako agar beban pengurus pondok bisa sedikit diringankan.


Purbalingga, serayunews.com

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan, dia bersama suaminya Rizal Diansyah bersilaturahmi ke sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Kecamatan Bukateja, Sabtu (31/07/2021). Beberapa Ponpes yang dikunjungi diantaranya Ponpes Mihajut Tholabah Desa Kembangan, Ponpes Darussalam Desa Cipawon, Ponpes Nurul Qur’an Desa Kedungjati dan Ponpes Darul Abror Desa Kedungjati.

“Sembari silaturahmi, sekaligus monitoring kondisi Ponpes-ponpes. Sekalian memberikan bantuan sembako,” kata Tiwi.

Pada kesempatan itu, sekaligus menyerahkan honor pimpinan Ponpes (April – Juni) dan menyerahkan bantuan sosial sembako untuk membantu logistik Ponpes yang terdampak Covid-19. Karena memilih santrinya tidak dipulangkan, maka harus dipenuhi juga kebutuhannya. Oleh karena itu Pemkab turut membantu dengan bantuan semabko.

“Honor yang diberikan ini merupakan bentuk penghargaan dan rasa terimakasih dari pemerintah daerah kepada Pondok Pesantren yang telah turut kontribusi membangun Purbalingga di bidang pendidikan keagamaan dan pembinaan umat,” kata Tiwi.

Sementara dalam kunjungannya di Ponpes Minhajut Tholabah, Bupati berkesempatan meresmikan gedung asrama putri yang baru. Pengasuh Ponpes Minhajut Tholabah Kyai Ma’ruf Salim menjelaskan pembangunan asrama putri ini mencapai Rp 35 miliar dengan 3 lantai dan bisa menampung 400 santri. Kyai Ma’ruf Salim berharap agar tempat ini bisa bermanfaat membawa kemaslahatan keberkahan dunia akhirat.

“Atas nama pemerintah saya ikut mengayubagyo mengucapkan selamat dan sukses. Saya berharap apa yang menjadi cita-cita untuk mencetak generasi islami, qurani dan berakhlak mulia bisa terwujud,” kata Tiwi.

Berita Terkait

Berita Terkini