
SERAYUNEWS-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan seorang pria yang diduga mengalami gangguan orientasi atau linglung di kawasan Jalan Mawar hingga Jalan Menur, Cilacap.
Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima aduan masyarakat. Setibanya di lokasi, personel Satpol PP melakukan pengecekan serta berupaya melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada yang bersangkutan.
Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi pria tersebut sekaligus menghindari potensi gangguan ketertiban umum di lingkungan sekitar.
Setelah dilakukan pendekatan, petugas kemudian mengevakuasi pria tersebut dengan aman. Berdasarkan keterangan warga sekitar, pria itu diketahui berasal dari Kota Semarang. Namun, kondisi yang bersangkutan saat ditemukan tampak kebingungan dan tidak dapat memberikan keterangan secara jelas.
Kepala Satpol PP Cilacap, Rochman, mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari respons atas laporan masyarakat sekaligus bentuk pelayanan kepada warga.
“Begitu kami menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi. Penanganan dilakukan secara persuasif agar yang bersangkutan merasa aman dan tidak tertekan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Selanjutnya, pria tersebut dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP PA) Kabupaten Cilacap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan sosial.
Rochman menambahkan, keterlibatan Satpol PP dalam penanganan kasus seperti ini merupakan bagian dari tugas menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Warga sekitar pun turut mendukung proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Langkah sigap ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan setiap warga, termasuk yang mengalami kondisi rentan, mendapatkan penanganan yang layak.