
SERAYUNEWS — Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, menyerahkan 17 Surat Perintah Kerja (SPK) proyek infrastruktur senilai total Rp31 miliar kepada para penyedia jasa di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cilacap, Jumat (13/2/2026).
Penyerahan SPK tersebut menjadi penanda dimulainya paket pekerjaan strategis yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap pada awal tahun anggaran 2026.
Sadmoko menjelaskan, dari total 17 paket pekerjaan, tiga paket bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, sementara 14 paket lainnya didanai melalui APBD Kabupaten Cilacap.
“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan 17 SPK. Untuk Binamarga, tiga paket bersumber dari DAK Fisik dan 14 paket dari APBD Kabupaten Cilacap. Totalnya untuk Binamarga ini ada Rp 31 miliar,” kata Sadmoko.
Dalam arahannya, Sadmoko menekankan agar seluruh kontraktor benar-benar mematuhi spesifikasi teknis dan tenggat waktu yang telah ditetapkan.
“Kami sudah menyampaikan mewakili Bapak Bupati Cilacap agar pekerjaan, khususnya di Binamarga yang hari ini kita serahkan SPK-nya, benar-benar dikerjakan sesuai spek yang ada. Ketepatan waktu harus ditaati,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di setiap lokasi proyek.
“Untuk K3 para pekerja juga harus diperhatikan, sehingga kita berharap kualitas pekerjaan ini betul-betul maksimal dan akhirnya bisa bermanfaat sebesar-besarnya untuk rakyat Cilacap,” ujarnya.
Sadmoko menyampaikan, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas karena berdampak langsung pada aktivitas dan mobilitas masyarakat.
“Bapak Bupati bekerja keras. Infrastruktur ini menjadi kegiatan prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, optimalisasi anggaran terus dilakukan agar pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur jalan dan konektivitas wilayah, tetap berjalan maksimal.
“Anggaran infrastruktur kita optimalkan meskipun fiskal sangat terbatas. Namun kita ingin tetap melayani masyarakat Kabupaten Cilacap secara optimal, khususnya di bidang infrastruktur,” ucapnya.
Dengan dimulainya 17 paket pekerjaan ini, Pemkab Cilacap menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai kecamatan.