
SERAYUNEWS– 150 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Purbalingga memeriahkan pelaksanaan Ramadhan Food Festival 2026. Perhelatan itu digelar di kawasan Jalan Jenderal Soedirman sisi timur. Kegiatan Festival kuliner tersebut bberlangsung selama 10 hari, mulai 5–15 Maret 2026.
Wabup Purbalingga Dimas Prasetyahani saat membuka acara tersebur mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memeriahkan bulan suci Ramadan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kebangkitan ekonomi rakyat.
“Kegiatan Purbalingga Ramadhan Food Festival yang diselenggarakan tahun ini, selain untuk memeriahkan suasana bulan Ramadan di Kabupaten Purbalingga, juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan dan menyukseskan misi pertama kami (Fahmi-Dimas, red), yakni membangkitkan ekonomi rakyat,” kata Dimas.
Ramadhan Food Festival diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan pendapatan.
Selain festival kuliner tersebut, Pemkab Purbalingga juga menghadirkan berbagai kegiatan lain untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui event Car Free Night yang digelar setiap malam Minggu di kawasan depan Taman Kota Usman Janatin.“Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Semoga para pedagang laris manis selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Ramadhan Food Festival tahun ini mengusung tagline “Takjile Lengkap, Panganane Sedap, Panggonane Kepenak!”. Melalui konsep tersebut, pemerintah ingin menghadirkan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk berburu kuliner, bersilaturahmi, sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal.
Pengunjung dapat menemukan beragam pilihan takjil, kuliner tradisional, hingga makanan kekinian yang disajikan oleh para pelaku UMKM. Suasana semakin semarak dengan adanya hiburan live musik setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Salah satu pengunjung, Nala warga Bojongsari, mengaku senang dengan adanya festival kuliner tersebut karena memberikan banyak pilihan menu untuk berbuka puasa.“Ngabuburitnya diisi dengan hunting takjil di Ramadhan Food Festival, lalu nunggu bedug Magrib bisa pepotoan di lampion-lampion Ramadan Light Festival,” ujarnya.