
PURBALINGGA, SERAYUNEWS–Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) akan dibangun di tahun di Kabupaten Purbalingga. Rencananya sekolah yang anggaran pembangunannya mencapai Rp 250 miliar tersebut berada di lahan seluas 20 hektare (ha) di Desa Bojong Kecamatan Purbalingga.
Ketua Komisi III DPRD Purbalingga Miswanto, saat meninjau lokasi pembangunan sekolah tersebut menyampaikan harapannya agar keberadaan SNT dapat menjadi pusat pengembangan potensi generasi muda sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Purbalingga.
“Semoga dengan adanya SNT ini mampu menjadi wadah yang baik untuk menciptakan siswa-siswi yang memiliki sumber daya manusia unggul serta mampu menjadi calon pemimpin di masa depan,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga, Heru Sri Kumoro dalam kesempatan terpisah mengatakan, program pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat pemerataan mutu pendidikan serta mencetak generasi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
“Kabupaten Purbalingga menjadi salah satu daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, yang dipercaya Pemerintah Pusat sebagai lokasi pembangunan SNT. Program tersebut merupakan prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan unggulan, gratis, dan terpadu mulai dari jenjang PAUD hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan,” terangnya.
Penerimaan peserta didik ditargetkan mulai tahun ajaran 2026/2027. Seluruh masyarakat Purbalingga nantinya memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.