
Purbalingga, serayunews.com
“Sebanyak 71 karya lukisan milik Klowor Wardiyono yang dibuat dari hasil penjelajahan di 12 tempat di nusantara, dipamerkan di pelosok desa, yaitu di Desa Kartun Sidareja,” kata founder Kie Art Project Cartoon Village Sidareja, Gita Yohanna Thomdean, Minggu (20/2/2022).
Gita menyampaikan pameran lukisan yang digelar jauh dari hingar bingar kota besar ini menjadi energi yang besar dan menginspirasi bagi para pemuda seni di Kie Art Cartoon School. Pelaksanaan pameran di bulan Februari juga bersamaan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional.
“Ini juga untuk mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara nomor dua di dunia dengan bahasa Ibu terbanyak,” terangnya.
Pembukaan pameran lukisan juga disemarakkan dengan pementasan wayang kartun, yang menceritakan profil perjalanan seni Seorang Klowor Waldiyono. Selanjutnya juga dilaksanakan diskusi dan temu kangen antar seniman di Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Yogyakarta.
“Selain itu juga ana pentas teaterikal yang digelar dengan bahasa Banyumasan,” ungkapnya.
Klowor Waldiyono mengatakan berpameran di kota kota besar merupakan hal yang biasa baginya, dalam gallery besar. Namun melaksanakan pameran di desa ini menjadi pengalaman berkesenian yang akan berbeda. Pameran ini merupakan pemenuhan dari kebutuhan jiwanya, kebutuhan nalurinya.
“Saya masih berproses untuk belajar. Pameran di Purbalingga ini jug mensupport Kie Art Project, yang merupakan kantong seni di Purbalingga. Tujuannya juga untuk memberikan inspirasi dan motivasi,” tandas Klowor.
Klowor Waldiyono dilahirkan di Yogyakarta tanggal 31 Januari 1968. Debut berkeseniannya dimulai tahun 1989. Hingga saat ini telah telah melakukan banyak pameran bersama sebanyak 133 kali, di antaranya di kota kota besar seperti Yogyakarta, Jakarta, Magelang, Semarang, Malang, Solo. Cepu, Bali, Surabaya, dan Bandung.