
SERAYUNEWS – Apa saja ketentuan foto SNBP 2026? Proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah resmi dimulai dan menjadi tahap penting bagi para siswa kelas akhir maupun lulusan sebelumnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Di tengah berbagai tahapan administratif yang harus dilalui, satu hal yang kerap dianggap sepele tetapi justru berisiko besar adalah pengunggahan pasfoto saat registrasi akun SNPMB.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak peserta mengalami kendala verifikasi bahkan terancam diskualifikasi hanya karena foto yang diunggah tidak sesuai ketentuan teknis.
Hal ini terjadi karena sistem SNPMB menggunakan validator otomatis berbasis algoritma komputer yang bekerja ketat dalam memeriksa detail foto, mulai dari ukuran, resolusi, rasio, hingga format file.
Apabila salah satu aspek tidak memenuhi syarat, sistem akan langsung menolak unggahan tersebut.
Agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan, calon peserta SNPMB 2026 perlu memahami secara menyeluruh ketentuan foto yang berlaku, jenis foto yang dilarang, hingga gambaran umum proses registrasi akun. Berikut penjelasan lengkapnya.
Pasfoto bukan sekadar formalitas dalam pendaftaran SNPMB. Foto yang diunggah akan digunakan sebagai identitas resmi peserta selama proses seleksi, termasuk saat pencetakan kartu peserta dan verifikasi data lanjutan.
Karena itu, panitia menetapkan standar teknis yang harus dipatuhi seluruh peserta tanpa pengecualian.
Ketidaksesuaian foto, baik dari segi kualitas maupun spesifikasi teknis, dapat menghambat proses validasi akun.
Dalam kondisi tertentu, data peserta bahkan berpotensi ditolak sehingga mengganggu peluang mengikuti jalur seleksi SNBP maupun SNBT.
Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan melalui sosialisasi daring SNPMB, terdapat sejumlah aturan teknis terkait foto yang wajib dipenuhi peserta.
Foto yang digunakan harus berukuran 4 cm x 6 cm dengan orientasi vertikal atau portrait, menyerupai standar foto ijazah. Foto berbentuk persegi maupun landscape tidak diperkenankan karena tidak sesuai dengan template sistem.
Dari sisi resolusi, foto minimal memiliki ukuran 200 x 300 piksel dengan rasio aspek 2:3. Resolusi di bawah ketentuan ini berisiko membuat foto terlihat pecah atau buram, terutama saat dicetak.
Selain itu, format file yang diterima sistem hanya JPG atau JPEG. File dengan ekstensi lain seperti PNG, HEIC, BMP, atau WEBP akan otomatis ditolak.
Ukuran file juga dibatasi, yakni minimal 40 KB dan maksimal 100 KB. File yang terlalu kecil dapat menurunkan kualitas foto, sedangkan file yang terlalu besar berpotensi membebani sistem server SNPMB.
Untuk latar belakang, peserta diwajibkan menggunakan background polos tanpa motif atau gambar tambahan.
Warna latar bebas, meskipun umumnya dianjurkan menggunakan warna biru atau merah agar tampak formal dan rapi.
Selain aspek teknis, posisi dan penampilan peserta dalam foto juga menjadi perhatian penting.
Wajah harus menghadap lurus ke kamera dengan posisi kepala dan badan tegak sejajar. Foto tidak boleh merupakan hasil swafoto, baik selfie langsung maupun mirror selfie.
Komposisi wajah disarankan memenuhi sekitar 80 persen dari bingkai foto, dengan kepala berada di tengah secara horizontal dan tidak terpotong.
Wajah juga tidak boleh tertutup oleh objek apa pun. Untuk menunjang kesan formal, peserta dianjurkan mengenakan pakaian rapi dan berkerah.
Kualitas foto harus tajam, fokus, serta tidak buram. Foto yang terlalu gelap, terlalu terang, atau mengalami distorsi digital berisiko gagal lolos verifikasi sistem.
Panitia SNPMB secara tegas melarang penggunaan beberapa jenis foto tertentu. Foto dengan aksesori wajah seperti masker, cadar, kacamata, atau filter aplikasi yang mengubah bentuk wajah tidak diperbolehkan.
Selain itu, foto kolase atau foto yang menampilkan lebih dari satu orang dalam satu frame juga dilarang keras.
Latar belakang yang bergambar, bermotif, atau menunjukkan suasana santai seperti tempat wisata tidak sesuai dengan konteks resmi SNPMB.
Mengunggah foto-foto tersebut berisiko menyebabkan penolakan data dan menghambat kelanjutan proses seleksi.
Dengan memahami dan mematuhi seluruh ketentuan foto SNPMB 2026, peserta dapat meminimalkan risiko kesalahan administratif sejak awal.
Persiapan yang matang, termasuk memastikan kualitas dan spesifikasi foto, akan membantu proses pendaftaran berjalan lebih lancar dan meningkatkan kenyamanan dalam mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.***