Selasa, 28 September 2021

Sepuluh Ruas Jalan di Kota Cilacap Akan Ditutup Penuh Pada Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Penutupan jalan di Kabupaten Cilacap dalam rangka penerapan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 17 tahun 2021 tentang PPKM Darurat. (Ulul Azmie)

Dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat, sepuluh titik jalan menuju kota Cilacap akan ditutup selama 24 jam penuh pada akhir pekan ini. Penutupan jalan tersebut dilakukan dalam rangka penerapan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 17 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, untuk mencegah penyebaran Covid-19.


Cilacap, serayunews.com

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap Tulus Wibowo mengatakan, sepuluh titik  jalan arah kota Cilacap ditutup mulai Sabtu (10/07) dan Minggu (11/07) selama PPKM Darurat berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Jalan itu kita tutup dan harus ditaati oleh masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,  jalan ditutup setiap Sabtu Minggu sampai PPKM Darurat selesai, kalau perkembangan Covid semakin tidak terkendali bisa ditutup setiap hari,” ujar Tulus Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (08/07/2021).

Adapun jalan yang ditutup yakni Jalan Gatot Subroto (persimpangan terminal arah kota), Jalan Jenderal Sudirman (persimpangan Bandengan arah alun-alun), Jalan Ahmad Yani (arah alun-alun), Jalan LE Martadinata (arah Pasar Gede dan pintu kereta api), Jalan Suprapto (pintu kereta api) , Jalan Rinjani (pintu kereta api), Jalan Kawi (pintu kereta api) dan Jalan Folres (pintu kereta api).

Tulus menambahkan, selama PPKM Darurat jalan sekitar alun-alun Kota Cilacap juga ditutup setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

“Yang ditutup jalan menuju sekitar alun-alun seperti Jalan  Jenderal Sudirman depan SMPN 8 dan depan Kodim Cilacap,  Jalan Ahmad Yani. Ditutup mulai pukul 15.30 hingga malam. Penutupan ini untuk mencegah kerumunan warga yang kerap nongkrong di sekitar alun-alun Cilacap meski sudah ada larangan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk wilayah perbatasan Cilacap tidak dilakukan penutupan, melainkan penyekatan dilakukan menjelang liburan dan jam pulang kerja yakni pada Jumat hingga Minggu serta dilakukan swab antigen secara acak.

“Untuk mengantisipasi orang yang berlalu lalang untuk piknik dan sebagainya, untuk pelaku perjalanan esensial akan di swab antigen, serta menunjukkan surat keterangan vaksin, penyekatan dilakukan diperbatasan Sampang, Jetis Nusawungu, Mergo Dayeuhluhur dan Rawaapu Patimuan,” ujarnya.

Baca juga Kisah Pemilik Kafe di Cilacap pada Masa PPKM Darurat, Sudah Bersiasat Tetap Sekarat

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini