Rabu, 1 Desember 2021

Sisa Setahun Menjabat, Ini PR Tatto- Syamsul untuk  Pembangunan di Cilacap ke Depan

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. (Ulul)

Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap segera berakhir di tahun 2022 mendatang. Sisa satu tahun masa jabatannya, Bupati dan Wabup janji akan optimalkan pekerjaan rumah (PR) untuk peningkatan pembangunan.


Cilacap, serayunews.com

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, bahwa janji-jani politik dimasa kampanye tahun 2017 lalu bakal diselesaikan dengan optimal, sesuai dengan program jangka pendek dan jangka panjang yang telah dibuatnya. Menurutnya, dimasa setahun jelang akhir masa jabatannya, pihaknya akan mengoptimalkan pembangunan sesuai program bangga mbangun desa.

“Acuannya Bangga Mbangun Desa ada 4 pilar. Pendidikan sudah sampai dimana? Kesehatan seperti apa? Ekonomi bagaimana? dan patok-patok budaya. Sebagai guidance sampai nanti akhir masa jabatan saya dengan Pak Wakil, ini akan dipetakan dan ditata kembali,” ujar Bupati dalam acara refleksi 4 tahun masa jabatan, yang digelar di Pendapa Wijayakusuma Cilacap, Jumat (19/11/2021).

Bupati mengatakan, bahwa selama 4 tahun menjabat tentunya sudah banyak pencapaian keberhasilan yang diraih di berbagai bidang empat pilar pembangunan seperti pendikan, kesehatan, infrstruktur, ekonimi,  sosial dan budaya. Untuk mempertahan dan meningkatkan pencapainnya, Bupati juga akan melakukan evaluasi kepada para pejabat jajarannya.

“Pendidikan sudah bisa dirasakan, kesehatan untuk puskesmas sudah (baik), ekonomi mulai dari jalan-jalan yang rusak walaupun sudah ada yang mulai rusak lagi namun sudah baik,” kata Bupati.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Para Kepala OPD. (Ulul)

Sementara itu, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menyampaikan, bahwa dengan sisa waktu satu tahun masa jabatannya, target yang diprioritaskannya adalah dalam bidang pembangunan.

Meskipun menurut Syamsul, dalam dua tahun terakhir targetnya belum dapat dimaksimalkan dikarenakan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Menurutnya, ada beberapa kegiatan seperti  peningkatan perbaikan jalan yang ditarget bisa 80%, sekarang mendekati angka 70% karena realokasi anggaran.

“Harpannya minta doanya pandemi segera berakhir, dan mungkin janji-janji kami yang tertunda di tahun 2020 – 2021 ini karena ada pandemi akan kami optimalkan di 2022 atapun nanti kita persiapkan anggaran untuk di 2023. Itu komitmen kami untuk perbaikan, walaupun mungkin ada beberapa yang belum optimal karena situasi pandemi kita komitmen mengoptimalkan sisa akhir masa jabatan. Tentunya dengan satu tahun dengan cara mengoptimalkan bangga mbangun desa,” ujar Syamsul.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini