
SERAYUNEWS – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai, khususnya uang pecahan baru, biasanya meningkat signifikan. Simak skena penukaran uang baru.
Tradisi berbagi saat Lebaran, mulai dari memberi THR hingga angpao untuk anak-anak, membuat layanan penukaran uang selalu dinantikan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto kembali menghadirkan program tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Pada Ramadan dan Idulfitri tahun ini, BI Purwokerto menyiapkan uang layak edar (ULE) hingga Rp3,5 triliun.
Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Program SERAMBI 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, sebagai pengingat bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa.
Untuk memudahkan masyarakat, BI Purwokerto menyiapkan tiga skema layanan penukaran uang Rupiah.
Skema ini dirancang agar menjangkau berbagai lapisan masyarakat di empat kabupaten wilayah Banyumas Raya.
1. Penukaran di Tempat Ibadah dan Lokasi Strategis
Skema pertama adalah layanan penukaran di tempat ibadah dan lokasi strategis yang tersebar di enam titik.
Kehadiran layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat yang ingin menukar uang sembari menjalankan aktivitas ibadah atau kegiatan sehari-hari, terutama selama Ramadan.
2. Layanan Perbankan Umum di 50 Titik
Skema kedua dilakukan melalui jaringan perbankan umum di total 50 titik, dengan rincian:
Layanan ini memungkinkan masyarakat menukar uang baru langsung di kantor bank yang telah ditunjuk, sehingga distribusi lebih merata dan tidak terpusat di satu lokasi saja.
3. Layanan Penukaran Terpadu di GOR Satria Purwokerto
Skema ketiga adalah layanan penukaran terpadu yang dipusatkan di GOR Satria Purwokerto. Layanan ini bekerja sama dengan enam bank umum, yakni:
Untuk layanan terpadu ini, BI menetapkan kuota sebanyak 1.000 penukar per hari agar proses berjalan tertib dan nyaman.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap memicu antrean panjang, pada SERAMBI 2026 masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.
Christoveny menjelaskan bahwa pemesanan dapat diakses melalui laman resmi pintar.bi.go.id. Pemesanan dilakukan sesuai jadwal dan kuota yang tersedia.
Informasi lengkap mengenai lokasi, tanggal, dan jam layanan penukaran juga diumumkan secara berkala melalui media sosial resmi Bank Indonesia Purwokerto.
Dengan sistem ini, masyarakat diharapkan datang sesuai jadwal sehingga antrean dapat dikendalikan dan layanan menjadi lebih efisien.
Dalam momentum SERAMBI 2026, BI kembali mengingatkan masyarakat untuk mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Selain itu, masyarakat juga diajak merawat Rupiah dengan prinsip 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.
Edukasi ini menjadi bagian penting agar uang Rupiah tetap layak edar dan memiliki usia pakai yang lebih panjang.
Dengan sinergi penyediaan uang tunai, akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat, sistem pembayaran selama Ramadan dan Idulfitri 2026 diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.***