
SERAYUNEWS – Simak syarat tukar uang di BCA, BRI, Mandiri, BNI. Pasalnya, menjelang momen Lebaran atau hari besar keagamaan, kebutuhan uang pecahan baru biasanya melonjak drastis.
Anda mungkin termasuk yang rutin menukarkan uang untuk dibagikan kepada keluarga atau kerabat.
Lalu, apa saja syarat tukar uang baru di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI? Bagaimana prosedurnya di masing-masing bank?
Berikut panduan lengkap yang bisa Anda jadikan referensi sebelum datang ke kantor cabang.
Sebagai bank dengan jaringan terluas hingga pelosok desa, Bank Rakyat Indonesia atau BRI menjadi pilihan utama masyarakat.
Berikut prosedur yang perlu Anda perhatikan:
Datang ke Kantor Cabang atau KCP
Pilih Kantor Cabang (KC) atau Kantor Cabang Pembantu (KCP). Hindari unit kecil jika ingin menukar dalam jumlah besar karena stok biasanya lebih terbatas.
Ambil Nomor Antrean Teller
Sampaikan kepada satpam bahwa tujuan Anda adalah menukar uang baru. Pada periode ramai, BRI kerap menyediakan loket khusus penukaran.
Isi Slip Penarikan (Jika Debet Rekening)
Jika nominal diambil dari saldo tabungan, isi slip penarikan sesuai jumlah yang diinginkan dan informasikan pecahan kepada teller.
Proses di Teller
Serahkan KTP, buku tabungan/kartu debit, serta uang tunai atau slip penarikan. Hitung kembali uang baru yang diterima sebelum meninggalkan loket.
BRI biasanya mengikuti paket pecahan yang telah ditentukan agar distribusi merata.
Bank Central Asia atau BCA dikenal dengan layanan cepat dan sistem yang tertata.
Pastikan Anda Nasabah
BCA umumnya memprioritaskan pemegang rekening aktif. Jangan lupa membawa kartu Paspor BCA (ATM).
Datang ke Kantor Cabang Utama (KCU)
Stok uang baru di KCU lebih terjamin dibanding KCP. Datanglah pagi hari, sekitar pukul 08.00, karena kuota sering habis sebelum siang.
Gunakan Mesin Penukaran (Jika Tersedia)
Beberapa cabang digital menyediakan mesin atau CS digital untuk transaksi tertentu, meski untuk pecahan kecil tetap melalui teller.
Sistem Non-Tunai
BCA mendorong debet langsung melalui mesin EDC di meja teller. Proses ini lebih cepat dan aman dibanding membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Efisiensi menjadi keunggulan utama BCA dalam melayani penukaran uang baru.
Bank Negara Indonesia atau BNI juga melayani kebutuhan penukaran uang layak edar dengan mekanisme serupa bank Himbara lainnya.
Siapkan Identitas dan Kartu Debit
BNI cenderung membatasi layanan untuk non-nasabah, sehingga menjadi nasabah memberi keuntungan tersendiri.
Cek Jadwal Khusus
Beberapa cabang menetapkan hari tertentu untuk penukaran, misalnya hanya Selasa dan Kamis. Pastikan Anda menanyakan jadwal ini sebelum datang.
Sistem Paket Bundel
BNI sering menyediakan uang dalam paket siap edar, misalnya kombinasi pecahan Rp20.000, Rp10.000, dan Rp5.000 dengan total nominal tertentu. Biasanya Anda tidak bisa memilih pecahan secara bebas.
Sistem paket ini mempercepat antrean dan membuat distribusi lebih tertib.
Bank Mandiri dikenal dengan program layanan seperti “Mandiri Sahabat Masyarakat”.
Manfaatkan Mobil Kas Keliling
Selain di cabang, Mandiri rutin mengoperasikan mobil kas keliling di area strategis seperti pusat perbelanjaan atau kantor pemerintahan. Informasi lokasi biasanya diumumkan melalui media sosial resmi.
Mekanisme di Cabang
Ambil antrean teller seperti biasa. Nasabah Mandiri Prioritas umumnya memiliki jalur khusus melalui Relationship Manager.
Batas Nominal Harian
Mandiri menetapkan batas maksimal penukaran per orang per hari, biasanya mengikuti standar paket dari Bank Indonesia, misalnya sekitar Rp3,8 juta hingga Rp4 juta. Kebijakan ini menjaga agar stok cukup bagi semua nasabah.
Sebelum membahas mekanisme di masing-masing bank, ada beberapa persyaratan dasar yang hampir selalu diberlakukan.
1. Membawa KTP Asli
Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan masih berlaku adalah syarat utama. Data ini digunakan untuk verifikasi identitas sekaligus mencegah penukaran berulang dalam jumlah berlebihan dalam satu hari.
2. Buku Tabungan atau Kartu Debit
Sebagian besar bank memprioritaskan layanan ini untuk nasabah sendiri. Karena itu, Anda disarankan membawa buku tabungan atau kartu ATM.
Banyak bank kini menerapkan sistem debet langsung dari rekening, bukan tukar tunai lama ke tunai baru.
3. Kondisi Uang Rapi (Jika Tukar Tunai)
Jika melakukan transaksi secara cash-to-cash, uang harus disusun rapi sesuai pecahan, tidak dilipat, tidak distaples, dan masih layak edar. Bank berhak menolak uang yang terlalu rusak atau diragukan keasliannya.
4. Mematuhi Kuota Harian
Setiap cabang memiliki batas kuota penukaran. Datang lebih pagi menjadi strategi yang cukup efektif agar Anda tidak kehabisan jatah.
Selain melalui bank, Anda juga bisa memantau informasi resmi dari Bank Indonesia terkait layanan kas keliling atau aplikasi pemesanan penukaran uang baru yang biasanya dibuka menjelang Lebaran.
Agar peluang Anda lebih besar mendapatkan pecahan baru:
Dengan memahami syarat dan prosedur di atas, Anda bisa menukar uang baru dengan lebih tenang dan terencana.***