Selasa, 28 September 2021

Tahanan Kasus Narkoba Banjir Air Mata Usai Akad Nikah di Masjid Polres Purbalingga

Tahanan Polres Purbalingga, RNS (19) saat melangsungkan akad nikah di Masjid Ar Rabbani kompleks Polres Purbalingga. (Amin)

Tangis tak terbendung dari mata RNS (19), usai acara akad nikah yang baru saja dijalaninya. Suasana akad nikah yang sama sekali tak pernah terbayangkan bersama kekasihnya, SS (20). Lantara RNS berstatus tahanan. Keduanya melangsugkan pernikahan di Masjid Ar Rabbani kompleks Polres Purbalingga.


Purbalingga, serayunews.com

Persiapan telah dirancang, waktu telah ditentukan, dan undangan pun sudah disebar. Namun RNS dan SS harus terima kenyataan. Pernikahan tetap dilangsungkan, tapi jauh dari apa yang mereka bayangkan.

“Iya, sudah ditentukan hari ini nikahnya,” kata RNS, di Mapolres Purbalingga, Senin (13/09/2021).

Usai proses akad nikah, secara bergantian RNS memeluk ibu dan ayahnya. Rasa penyesalan yang sangat mendalam, menjadikan dia menangis sejadi-jadinya. Antara menyesal, haru dan malu berpacu. Tapi dia telah berjanji pada kekasih, akan menikahinya.

“Sedih, ada malu dan menyesal juga pada istri,” ujarnya.

Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan melalui Kasat Tahti Ipda Sapto Wijiono mengatakan, pada sekitar Agustus lalu, RNS ditangkap anggota satnarkoba. Dia kemudian langsung ditahan, guna menjalani proses penyidikan.

“Dia (RNS, red) merupakan tahanan Polres Purbalingga, karena kasus narkoba,” kata Ipda Sapto.

Akad nikah dilangsungkan di Masjid kompleks Polres Purbalingga. Dihadiri kedua keluarga mempelai, serta beberapa saksi. Penghulu KUA Kalimanah dihadirkan di Masjid itu. Tak ketinggalan, sejumlah anggota polisi berseragam lengkap tutut menjaga ketat.

“Kegiatan ini merupakan wujud pelayanan Satahti Polres Purbalingga kepada tahanan. Dimana kita berikan hak-hak tahanan untuk melangsungkan pernikahan,” kata dia.

Diketahui, RNS (19) merupakan warga Kelurahan Kembaran Kulon, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga. Ia menikah dengan calon istrinya yang berinisial SS (20) warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.

Disampaikan bahwa pelaksanaan pernikahan antara keduanya sebelumnya sudah dijadwalkan. Namun karena mempelai pria tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba dan harus menjalani proses hukum, maka pernikahan dilaksanakan di Polres Purbalingga.

Dari pantauan kegiatan, prosesi akad nikah berlangsung sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan. Usai dilangsungkan akad nikah, pengantin pria tampak menangis saat bertemu dan bersalaman dengan kedua orangtuanya. Kemudian pengantin pria kembali masuk ke ruang tahanan Polres Purbalingga.

Berita Terkait

Berita Terkini