
BANJARNEGARA,SERAYUNEWS-Turnamen sepak bola paling bergengsi di Kabupaten Banjarnegara, Piala Bupati Banjarnegara Cup 2026, siap menjadi magnet bagi pecinta sepak bola.
Ajang yang menghadirkan pemain-pemain elite dari Liga 1, Liga 2, Liga 3 hingga penggawa Timnas Indonesia ini akan resmi dibuka pada Minggu, 12 Juli 2026, di Lapangan Andalas Siantury, Desa Kayuares, Kecamatan Pagentan.
Sebanyak 32 tim terbaik Banjarnegara dipastikan ambil bagian dalam turnamen yang diprediksi menjadi salah satu kompetisi sepak bola terbesar di wilayah Jawa Tengah. Tidak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lapangan, turnamen ini juga akan menjadi hiburan spektakuler bagi masyarakat dengan kehadiran sejumlah pemain top nasional yang memperkuat masing-masing tim.
Ketua Panitia, sekaligus penanggungjawab kompetisi Kodam, mengatakan seremoni pembukaan akan berlangsung meriah mulai pukul 14.00 WIB. Selain laga pembuka, antara Carrot FC vs Sabilur Risyad FC, masyarakat juga akan dihibur oleh penampilan penyanyi Ajeng Febria dan Ratu Kendang Reni Qasima.
“Pembukaan Piala Bupati Banjarnegara Cup 2026 akan dilaksanakan di Lapangan Andalas Siantury, Desa Kayuares. Selain pertandingan sepak bola yang menghadirkan pemain-pemain terbaik nasional, masyarakat juga akan disuguhi hiburan dari Ajeng Febria dan Ratu Kendang Reni Qasima. Kami mengajak seluruh warga Banjarnegara untuk datang dan menyaksikan kemeriahan pembukaan,” ujarnya.
Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi tontonan berkualitas bagi masyarakat. Kehadiran para pemain yang selama ini berlaga di kompetisi profesional Indonesia diyakini akan menghadirkan pertandingan dengan kualitas tinggi dan penuh gengsi.
Atmosfer pertandingan diperkirakan akan semakin semarak karena setiap tim diperkuat oleh pemain-pemain yang memiliki pengalaman tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3, bahkan beberapa di antaranya pernah membela Timnas Garuda. Hal tersebut menjadikan Piala Bupati Banjarnegara Cup 2026 sebagai ajang yang dinantikan para pencinta sepak bola di Banjarnegara maupun daerah sekitarnya.
Sementara itu, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menilai penyelenggaraan turnamen ini memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar olahraga sepak bola. Sebab, kegiatan tersebut mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Banyak pedagang kecil yang mendapatkan manfaat dari ramainya penonton sehingga terjadi perputaran ekonomi yang sangat baik,” kata Amalia.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga sebagai bagian dari pengembangan sport tourism, yakni perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan penguatan ekonomi daerah.
“Dengan adanya event seperti ini, masyarakat datang menikmati pertandingan sekaligus mengenal potensi wisata dan kuliner Banjarnegara. Inilah konsep sport tourism yang terus kami dorong agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Piala Bupati Banjarnegara Cup 2026 diharapkan menjadi agenda olahraga tahunan yang tidak hanya melahirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga memperkuat citra Banjarnegara sebagai daerah yang mampu menghadirkan event olahraga berskala besar dengan dampak nyata bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.