
SERAYUNEWS – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW. Dalam pelaksanaannya, susunan acara yang tertata juga diperlukan agar kegiatan berjalan lancar.
Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah Master of Ceremony (MC). MC bertugas memandu jalannya acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan, sekaligus memastikan setiap rangkaian kegiatan berlangsung sesuai susunan yang telah disiapkan.
Sebelum membuat teks MC, panitia dapat menentukan susunan acara terlebih dahulu. Umumnya, rangkaian kegiatan Maulid Nabi meliputi:
Susunan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kegiatan, baik yang digelar di masjid, sekolah, pesantren, lingkungan masyarakat, maupun organisasi.
Acara dapat diawali dengan salam dan ucapan syukur kepada Allah SWT.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sehat.
Memasuki acara berikutnya, MC dapat mengantarkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Acara selanjutnya yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang akan disampaikan oleh [nama pembaca]. Kepada [nama], kami persilakan.
Setelah selesai, MC dapat memberikan apresiasi sebelum melanjutkan ke acara berikutnya.
Terima kasih kami sampaikan kepada [nama] atas lantunan ayat suci Al-Qur’an yang telah dibacakan.
Untuk sambutan ketua panitia, MC dapat menggunakan kalimat singkat agar acara tetap berjalan efektif.
Acara selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan disampaikan oleh [nama]. Kepada [nama], kami persilakan.
Setelah rangkaian pembukaan dan sambutan selesai, acara dapat dilanjutkan dengan tausiyah sebagai bagian utama kegiatan.
Hadirin yang dirahmati Allah, tibalah kita pada acara inti, yaitu tausiyah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tausiyah pada kesempatan kali ini akan disampaikan oleh Ustaz/Ustazah [nama].
Kepada Ustaz/Ustazah [nama], waktu dan tempat kami persilakan.
Menjelang akhir acara, MC dapat mengarahkan peserta untuk mengikuti doa.
Hadirin yang berbahagia, sebelum kita mengakhiri rangkaian acara pada hari ini, marilah kita bersama-sama memanjatkan doa. Doa akan dipimpin oleh [nama]. Kepada [nama], kami persilakan.
Selain menyiapkan teks, MC juga perlu memperhatikan beberapa hal. Gunakan intonasi yang jelas, tidak terlalu cepat, dan sesuaikan volume suara dengan kondisi tempat acara. MC juga sebaiknya memahami susunan acara sehingga tidak hanya terpaku pada teks. (yoga adi kusuma)