Jumat, 24 September 2021

Tiap Satu Jam, Lebih dari Satu Orang di Cilacap Meninggal Akibat Covid-19

Suasana pemakaman pasien Covid-19 yang dilakukan oleh tim Satgas. (Irfan Miftah Ramadhan)

Perkembangan situasi Covid-19 di Kabupaten Cilacap kian memprihatinkan. Bahkan pada hari ini, Kamis (8/7/2021) tercatat penambahan jumlah kasus positif aktif, tembus mencapai angka 419 orang. Ini merupakan penambahkan kasus terbanyak selama pelaksanaan PPKM Darurat sejak 3 Juli lalu.


Cilacap, serayunews.com

Dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap menunjukkan, dalam 24 jam terakhir sebanyak 27 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Itu artinya, tiap satu jam lebih dari satu orang meninggal dunia akibat terpapar virus SARS-CoV-2 tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griyani Dewi mengatakan, pada hari ini, Kamis (8/7/2021) terdapat penambahan kasus positif aktif sebanyak 419 orang. Dengan rata-rata setiap kecamatan mengalami penambahan lebih dari 15 kasus.

“Hari ini di seluruh kecamatan ada penambahan yang cukup signifikan, yang terbanyak merupakan Kecamatan Cilacap Tengah dengan 57 kasus. Sementara yang paling rendah adalah Kecamatan Dayeuhluhur dan Cipari, masing-masing dua kasus,” katanya kepada serayunews.com, Kamis (8/7/2021).

Sedangkan, kata dia, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh pada hari ini tercatat sebanyak 285 orang, atau meningkat 10 orang dari hari sebelumnya. Serta pasien Covid-19 yang meningal dunia sebanyak 27 orang. Sehingga total kasus positif aktif yang ada di Kabupaten Cilacap saat ini mencapai 2.922 orang. Ditambah pasien suspek Covid-19 sebanyak 372 orang.

“Sedangkan Bed Ocupancy Ratio (BOR) sudah mencapai 87 persen, karena memang penambahan kasusnya terus terjadi. Sehingga kami tidak henti-hentinya meminta masyarakat untuk menaati PPKM Darurat ini, agar angka persebaran kasus dapat ditekan secara maksimal,” jelasnya.

Baca juga Ketua DPRD Purbalingga Evakuasi Dua Pasien Covid-19 yang Kritis, Begini Ceritanya

Berita Terkait

Berita Terkini